Gara-Gara Mars PON, Gubernur Sumsel Terancam Digugat

Jelang PON XVI

Gara-Gara Mars PON, Gubernur Sumsel Terancam Digugat

- Sport
Jumat, 27 Agu 2004 17:02 WIB
Palembang - Gaga-gara lalai menyosialisasikan mars PON pemenang sayembara cipta lagu PON XVI, puluhan seniman berniat menggugat Gubernur Sumsel Syahrial Oesman.Tragis nian nasib Fendy Kaboki. Seniman musik asal Ogan Komering Ilir (OKI) ini sesunguhnya berhasil memenangkan Lomba Cipta Lagu Mars PON XVI Sumatra Selatan yang diadakan Banpora (Badan Pembinaan Olahraga) Sumsel pada 2002 lalu. Berdasarkan perjanjian, sebagai pemenang pertama lagu karyanya yang berjudul "Mars Gebyar PON XVI" akan disosialisasikan sebagai lagu resmi PON XVI. Namun, janji tinggal janji. Hingga sepekan sebelum penyelenggaraan PON, Fendy tak pernah mendapatkan apa yang menjadi haknya."Saya merasa telah dilecehkan. Sebab sesuai dengan janji pemerintah bahwa pemenang lomba cipta lagu itu selain diberi pernghargaan berupa piala, piagam dan uang juga akan disosialisasikan," kata Fendy kepada pers saat testimoni kasusnya di kantor LBH Palembang, Jumat (27/8/2004) sore."Sampai hari ini, menjelang penyelenggaraan PON XVI lagu saya itu tidak pernah disosialisasikan. Bahkan ditanya pemerintah pun tidak," lanjut Fendy sambil mengungkapkan rencananya melakukan gugatan hukum.Menurut Fendy dirinya sudah pernah menemui gubernur mengenai nasib lagunya itu. Namun saat ditemui Syahrial mengaku terkejut soal lomba tersebut. "Dia pun berjanji akan mengklarifikasi dengan staffnya. Tapi sampai saat ini tidak ada lagi kabarnya," kata Fendy.Pada saat bersamaan para pekerja seni di Palembang menyatakan protes atas nasib yang dialami Fendy Kobaki tersebut. "Kami menilai ini merupakan pelecehan kebudayaan. Sekali lagi, olah fisik telah mengalahkan olah rasa," kata Tarech Rasyid, selaku juru bicara para seniman."Jelas sekali bahwa PON XVI ini tidak mencerminkan perspektif spritual, tapi hanya mementingkan material. Watak pemerintah dalam menyelenggarakan PON XVI ini adalah watak Orde Baru," tegas Tarech. (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads