Di London beberapa waktu lalu, Korsel tampil dominan di cabang panahan. Negeri Ginseng ini menyapu bersih emas di nomor individual putra yang disabet oleh Oh dan individual putri yang diperoleh kekasihnya, Ki Bo-Bae.
Atas prestasi cemerlang tersebut 'pasangan emas' ini menerima bonus yang jumlahnya mencapai 450 juta won atau sekitar Rp 3,7 miliar dari sebuah perusahaan produsen mobil paling terkemuka di Korsel, Hyundai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pepanah tambun berusia 31 tahun ini dijuluki media-media lokal Korsel dengan nama 'Tansan Dweji' atau kira-kira terjemahannya "penggila minuman ringan" karena kegemarannya itu. Diakuinya, hanya Coca-Cola yang ia minum karena menyukai rasanya dan bisa membuatnya bersemangat.
Bonus sebesar 250 juta won diperoleh Ki karena turut mendulang emas di nomor beregu putri. Rekan rekan setimnya Lee Sung-jin dan Choi Hyeon-ju masing-masing menerima 120 juta won.
Adapun bonus dari rekan se-tim Oh yakni Im Dong-hyun dan Kim Bub-min masing-masing diberikan bonus sebesar 50 juta won. Demikian diwartakan Reuters, Selasa (28/8/2012).
Sejak 1984, atlet putri panahan Korsel telah memenangi 14 dari 15 medali Olimpiade yang tersedia dalam nomor tim maupun individual. Sedangkan tim putra meraih emas di Sydney, Athena serta Beijing dan medali emas Oh di London menjadi yang pertama buat negaranya di nomor individual putra.
Selain itu, pemerintah setempat juga memberikan bonus finansial kepada seluruh peraih medali Olimpiade sebesar 60 juta won untuk emas, 30 juta won untuk perak dan 18 juta won untuk perunggu.
Korsel tampil melebihi ekspektasi dengan finis kelima di klasemen medali akhir dengan torehan total 28 medali yang terdiri atas 13 emas, 8 perak dan 7 perunggu.
Begitu populer dan berprestasinya cabang panahan di Korsel, Hyundai sampai melakukan investasi untuk membina dan mengembangkan atlet-atlet mudanya. Nilai investasi itu 26,42 juta dolar, atau sekitar Rp 250 miliar.
(rin/roz)











































