Program Untuk Santuni Mantan Atlet Mandek

Program Untuk Santuni Mantan Atlet Mandek

- Sport
Rabu, 05 Sep 2012 17:26 WIB
Program Untuk Santuni Mantan Atlet Mandek
Rudy Hartono (detiksport/Lucas)
Jakarta - Program yang dijalankan oleh Yayasan Olahragawan Indonesia (YOI) untuk menyantuni mantan atlet Indonesia terancam mandek. Sebabnya, sumber dana mereka dari kartu Prima dihentikan.

YOI bekerja sama dengan Telkomsel untuk membantu kehidupan mantan atlet. Dana santunan diambil dari hasil penjualan voucher isi ulang senilai Rp 25 ribu dan Rp 50 untuk untuk kartu jenis Prima, yang diproduksi sebanyak 120 juta lembar.

Namun, seiring dengan pergantian direksi baru di tubuh Telkomsel, program ini lantas dihentikan pada Juni 2012 setelah berjalan satu tahun. Kesepakatan sebelumnya program ini akan berlangsung selama dua tahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tujuan YOI ini sangat mulia, Telkomsel sudah bersedia membantu. Tapi dengan pergantian direksi ini lalu dihentikan sehingga program ini mandek," terang Rudy Hartono selaku dewan pengawas YOI saat ditemui di sebuah rumah makan di Jalan KH. Masyur, Jakarta, Rabu (5/9/2012).

Untuk memperjuangkan kesepakatan kerja sama itu, YOI kemudian melakukan gugatan kepada kepada Telkomsel melalui pengacaranya, Kanta Cahya, SH.

Terkait masalah hukum ini, Rudy cuma berharap persoalan bisa selesai agar YOI bisa kembali menjalankan program-programnya.

"Mudah-mudahan kasus ini bisa cepat selesai sehingga kami bisa menjalankan program lagi. Atau mungkin bisa membuat program lain. Semoga ada jalan keluarnya dan pelaksanaannya secepatnya," tandas legenda hidup bulutangkis Indonesia itu.


(a2s/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads