Merasa pernah dijanjikan gratis biaya akomodasi dan transportasi, kontingen Jawa Barat menyindir panitia PON XVIII karena mereka tetap harus membayar setengahnya.
"Sebelum pelaksanaan PON, Gubernur Riau berjanji bahwa PON nantinya seluruh kontingen akan diberikan akomodasi gratis, malah juga diberikan makanan ringan. Tapi setelah kami sampai di Riau, ternyata harus bayar Rp 175 ribu/ orang," kata Sekretaris Posko Utama KONI Jawa Barat (Jabar), Lily, kepada wartawan di Pekanbaru, Sabtu (8/9/2012).
Ditambahkan Lily, akhirnya panitia mengatakan bahwa 50% dari anggaran Rp 350 ribu per orang itu, untuk penginapan dan transportasi, harus ditanggung masing-masing kontingen.
Β
"Kalau dari awal dikatakan bayar, ya kita tidak masalah soal pembayaran itu. Tapi 'kan kita dari awal menyepakati janji dari tuan rumah sendiri," cetusnya.
Β
Keluhan lain adalah soal transportasi dari hotel menuju venue. Jabar mengaku harus menunggu lama angkutan dari hotel transit menuju venue.
Β
"Kekacauan yang ada saat ini menjadi pelajaran berharga buat kami yang akan menjadi tuan rumah PON selanjutnya. Kondisi di Riau akan menjadi catatan tersendiri agar kami nantinya jauh lebih lagi," kata Lily.
Β
"Silakan saja tanyakan kontingen lain, mereka pasti merasakan hal yang sama. Hanya saja kita tidak terlalu ambil pusing dengan kondisi yang amburadul ini. Karena semua kontingen pasti tetap menomorsatukan pertandingan agar meraih emas," simpulnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































