Kalteng Keluhkan Konsumsi

PON XVI

Kalteng Keluhkan Konsumsi

- Sport
Rabu, 01 Sep 2004 18:25 WIB
Palembang - Pembukaan PON XVI saja belum dilakukan, namun keluhan soal konsumsi sudah dilontarkan kontingen Kalimantan Tengah. Porsi makanan ternyata kurang.Masalah yang menyangkut perut ini diungkapkan Wakil Ketua Kontingen Kalteng Achamad Diran. Menurut Achmad, usai memantau cabang dayung yang bertanding di Teluk Gelam, Ogan Komering Ilir, ia kecewa melihat para atlet dayung hanya diberikan nasi kotak. Padahal untuk ukuran atlet dayung, porsi nasi kotak tentu saja tidak mencukupi. "Porsi makanan yang diberikan panitia tidak mencukupi. Para atlet kami hanya diberi makan nasi kotak," kata Achmad kepada wartawan di Media Center PON XVI, Jakabaring, Palembang, Rabu (1/9/2004). "Bukan soal jenis makanan, tapi, ya itu, kalau perut saya atau kawan-kawan wartawan cukup makan nasi kotak, tapi mereka 'kan atlet yang makannya banyak." "Tetapi persoalan ini sudah dapat kami atasi. Kami akhirnya memilih untuk masak sendiri, sebab kami sudah menyiapkan koki," tambahnya. Meski sudah mengantispasi masalah itu, Achmad mengharapkan dana sebesar Rp 7.500 per orang yang telah disetorkan pihaknya kepada panitia bisa dikembalikan. Setidaknya sebagian uang yang telah disetorkan bisa kembali.Sementara mengenai target, kontingen Kalteng akan berusaha memperbaiki peringkat yang sebelumnya diraih di PON XV. Saat di Jawa Timur mereka hanya menempati peringkat 22 dengan perolehan 3 medali emas, cabang dayung menyumbang dua medali sedangkan dari gulat satu medali. "Minimal kita masuk posisi ke 15 atau 16. Untuk cabang yang diandalkan, kami ingin merahasiakan dulu," tandasnya. (erk/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads