PON XVI
Pedagang Tak Pakai “Aji Mumpung”
Sabtu, 04 Sep 2004 16:39 WIB
Palembang - Kalau ada momen khusus biasanya pedagang atau penyedia jasa mencari kesempatan untuk menarik keuntungan lebih banyak. Tapi sejauh ini gejala “aji mumpung” tidak terlihat selama perhelatan PON XVI di Sumatera Selatan.Sejauh pengamatan detikcom, tidak ada kenaikan harga barang dagangan atau jasa yang berarti di sekitar lokasi penyelenggaraan PON. Dengan kata lain, harga-harga relatif masih wajar-wajar saja.Ojek sepeda motor, misalnya. Dari pangkal Jembatan Ampera atau simpang empat lampu merah Jakabaring, calon penumpang tetap dikenakan harga seperti hari-hari biasa, yakni antara Rp 3.000 sampai Rp 5.000 sekali angkut, baik ke perumahan atlet maupun ke lokasi pertandingan di sekitar Jakabaring."Itu harga biasa. Sebelum ada PON juga harga sewanya juga segitu," kata Firdaus, warga perumahan TOP (Taman Ogan Permai) kepada detikcom saat ditemui di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sabtu (4/9/2004). Tarif becak pun cenderung tidak berubah, yaitu Rp 5.000 jauh-dekat. Begitu pula di kalangan pedagang air mineral, rokok, atau minuman kaleng. Mereka tetap menjual seperti harga pasaran. Membeli di dalam atau di luar stadion harganya tidak berbeda. Misalnya air mineral dengan merek populer dijual Rp 2.000 per botol ukuran sedang, sedangkan merek yang kurang populer biasa dijual Rp 1.500 per botol ukuran sedang. Begitu pun dengan harga minuman kaleng dan makanan kecil. "Kalau dijual mahal, siapa nanti yang membeli. Kami nih cuma cari untung sedikit saja. Buat makan," kata Susilo, pedagang sate padang yang mangkal di halaman Stadion Gelora Sriwijaya sejak lima hari lalu. Suvernir-suvernir yang dijual di sekitar lokasi pertandingan, seperti t-shirt, sandal, kipas-kipasan, dan pernik-pernik lainnya, juga dijual dengan harga relatif cukup murah. Jadi, biarpun orang Palembang dikenal kurang ramah atau bicaranya agak kasar, ternyata dalam berbisnis atau berdagang mereka tak terlalu “bernafsu" atau kurang “tega” merogoh kocek orang.Sip lah. (a2s/)











































