PON XVI
Petarung Drajat Kalbar Dibawa ke RS
Sabtu, 04 Sep 2004 19:33 WIB
Palembang - Seorang atlet tarung Drajat Kalimantan Barat, Zainal Abidin, harus dilarikan ke rumah sakit setelah kalah KO dari atlet Sumatera Barat, Mahdi, di kelas 55,1–58 kg. Pada pertarungan di Hall Universitas Sriwijaya, Bukit Lama, Palembang, Sabtu (4/9/2004), kedua atlet petarung tersebut membuka ronde pertama dengan saling menyerang. Duel awalnya berlangsung seimbang dan kedua petarung saling melakukan serangan dengan pukulan dan tendangan. Namun, untuk menghindari serangan, keduanya lebih sering melakukan gerakan meraih dan merangkul lawan. Masih di ronde pertama, dalamsuatu kesempatan sebuah tendangan kaki kanan Mahdi mendarat tepat di rahang kiri Zainal Abidin. Tendangan itu membuat Zainal langsung roboh ke kanvas dalam posisi tengkurap dan tak sadarkan diri.Setelah menyuruh Madi ke posisi netral, wasit bersama tim medis langsung menangani Zainal dan mengangkatnya ke luar arena. Oleh tim juri dan dewan hakim, Mahdi dinyatakan menang KO. Sementara itu Zainal setelah siuman langsung dilarikan ke rumah sakit dengan penyangga leher. Dengan diangkut ambulans, atlet tarung drajat Kalbar ini dibawa ke Rumah Sakit Umum Moehammad Hoesin, Palembang, dan harus menjalani perawatan. Menurut seorang ofisial, Zainal mengalami cedera pada rahangnya. Cabang olahraga tarung drajat baru kali ini dipentaskan di ajang PON dengan mempertandingkan sembilan kelas tarung bebas khusus putra. Dari 17 propinsi yang ikut, tuan rumah Sumatera Selatan berpartisipasi di 9 kelas, disusul DKI Jakarta (8), Sumbar dan Riau (7), Lampung (5), dan hanya Kalimantan Selatan yang mengirimkan satu atletnya. (a2s/)











































