Pebalap Indonesia Rio Haryanto merampungkan musim pertamanya di GP2 bersama tim Carlin. Dari total 35 driver yang turun di ajang ini, pemuda 19 tahun itu berada di peringkat ke-14.
Pada penampilannya di seri terakhir di Sirkuit Marina Bay, Singapura, Minggu (23/9/2012), Rio hanya menambah dua poin dari dua race. Di balapan pertama ia finish di urutan kesembilan, tapi di balapan kedua ia terlempar dari posisi 10 besar.
Dengan demikian, dari 12 seri tergelar -- total 24 balapan --, Rio mengumpulkan 38 angka. Sang juara, yaitu Davide Valsecchi dari tim Dams, mengoleksi 247 poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 12 sirkuit yang menggelar GP2 musim 2012, Rio tidak memperoleh angka di Catalunya, Monaco, Hockenheim, dan Monza. Pencapaian terbaiknya adalah di Valencia, saat finis nomor lima di race pertama.
"Tahun pertama saya cukup tough dengan kompetisi yang sangat tinggi, banyak pebalap yang 2-3 tahun di atas saya yang punya pengalaman di GP2. Dan sebagai rookie saya mencoba untuk bersaing dengan mereka," tutur Rio kepada detiksport di paddock tim Carlin di Singapura, menjelang balapan kedua hari ini.
"Saya mendapatkan hasil-hasil yang cukup bagus, kadang di top 5, pernah juga dapat pole position. tapi paling sial di Belgia. Saya hampir menang tapi ada insiden dengan pebalap yang lain. Secara keseluruhan sangat memuaskan, tapi ya kita berencana dari awal dua tahun di sini (GP2) . Jadi tahun pertama ini untuk pelajaran dan mudah-mudahan di tahun kedua bisa lebih kompetitif lagi, lebih bagus."
(rin/a2s)










































