PON XVI
Sumbar Singkirkan Sumut
Selasa, 07 Sep 2004 19:03 WIB
Palembang - Kesebelasan Sumatera Barat menghentikan ambisi Sumatera Utara untuk lolos ke babak semi final sepakbola PON XVI. Tim Sumut mereka taklukkan 1-0. Ditandai dengan turunnya hujan sekitar 15 menit di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Selasa (7/9/2004), Sumbar langsung menggebrak pertahanan Sumut. Sayang, di menit pertama bola hasil tendangan keras striker Sumbar Budi Kurnia dapat diblok kiper Sumut Andi Setiawan. Selanjutnya permainan lebih dikuasai Sumbar. Di babak pertama tercatat sedikitnya tujuh peluang dimiliki Sumbar, baik yang didapat Budi Kurnia, Imran Hadi maupun Feby Martika Candra. Sementara Sumut memiliki dua peluang yang semuanya didapat dari pemain gelandang mereka, Wijaya. Di babak kedua keadaan mulai berbalik. Di menit-menit pembuka Sumut menekan pertahanan Sumbar. Peluang terbaik dimiliki Mahyadi Panggabean melalui sundulan pada menit ke-50. Namun sundulannya bisa ditepis diblok kiper Sumbar Afriyanto. Bangkitnya Sumut ini tidak berlangsung lama. Di pertengahan babak ini gelandang bertahan Ibrahim ditarik karena cedera. Hal itu otomatis membuat pertahanan sebelah kanan Sumbar menjadi longgar. Kondisi ini pun dimanfaatkan oleh para pemain Sumbar. Kelincahan pemain sayap Sumbar, Rifki Firdaus, akhirnya membuahkan gol pada menit 76. Gol ini tercipta ketika Rifki dari sektor kanan pertahanan Sumut menggiring bola hingga masuk ke kotak penalti. Tendangan kerasnya tak mampu dibendung kiper Andi Setiawan. Ketinggalan 0-1 membuat para pemain Sumut berusaha melakukan perlawanan. Peluang terbaik dimiliki Mahmud Azis pada menit 38. Tetapi usahanya ini bisa digagalkan oleh kiper Afriyanto yang berhasil menangkap bola. Dengan kemenangan ini semua tim di dalam Grup E memiliki peluang yang sama. Tetapi, jika Lampung dapat menaklukkan Sumbar 2-1 maka yang lolos Sumbar dan Lampung. Jika Sumbar dan Lampung seri atau Sumbar menang, maka yang lolos adalah Sumut dan Sumbar. Persoalannya bagaimana jika Lampung juga menang 1-0 juga dari Sumbar. Karena semuanya memiliki nilai sama dan selisih gol yang sama. Apakah harus dilakukan pertandingan ulang? Sekjen KONI Pusat Djohar Arifin mencoba mengatasi masalah itu. Menurutnya hasil bisa dilakukan pengundian. "Ya, karena keterbatasan waktu, kita undi saja," ujar Djohar kepada pers di Media Center PON XVI, Jakabaring, Palembang. (erk/)











































