PON XVI
Rekornas di Angkat Berat Pecah
Rabu, 08 Sep 2004 16:08 WIB
Palembang - Hall UNSRI di Jalan Bukit Besar, Palembang, hari ini, (Rabu (8/9/2004), menjadi saksi kerberhasilan lifter putra Kalimantan Barat Maryono. Ia berhasil memecahkan rekor nasional cabang angkat berat di kelas 52 kilogram.Rekornas tersebut ditorehkan Maryono pada angkatan jenis bench press. Atlet berusia 28 tahun itu sukses mengangkat beban seberat 147,5 kg, sekaligus merebut medali emas.Rekor yang ia patahkan adalah atas nama Rohman dengan 140,5 kg yang dibuat empat tahun lalu. Lifter Jawa Barat itu kali ini juga harus puas dengan medali perak. Maryono dan Rohman bersaing ketat. Pada angkatan jenis squat Rohman unggul dengan angkatan terbaik 252,5 kg, sedangkan Maryono hanya 242 kg. Namun di bench press Maryono menang setelah membukukan angkatan yang disebutkan di atas, sementara angkatan terbaik Rohman hanya 142,5 kg. Di jenis dead lift Maryono kembali unggul dengan 220 kg, sedangkan Rohman 200 kg.Maryono akhirnya memastikan merebut emas setelah mencapai total angkatan 612,5 kg. Rohman kebagian perak (595 kg), sedangkan medali perunggu jatuh ke tangan atlet Sumatera Barat, Ali Asmi, dengan total angkatan 590 kg. Ditemui wartawan usai pertandingan, Maryono mengaku gembira dengan capaiannya itu. Apalagi ia mengaku memecahkan rekor bukanlah targetnya. βSaya hanya coba-coba mengangkat beban seberat itu dan mengikuti instruksi pelatih,β ujarnya. βSaya pikir ini adalah rezeki dari Allah buat anak dan istri saya,β tambah atlet yang mengaku lebih mengharapkan bonus berupa pekerjaan tetap, ketimbang sebatas uang. Selama ini Maryono diperbantukan di KONI Kalbar.Sementara itu di kelas 65 kg putra, lifter Sumatera Barat Suluhmi mendulang medali emas setelah mencatat total angkatan 605 kg. Perak diraih Komaruddin asal Jabar (602 kg) dan perunggu dikutip Deni Tios dari Jawa Timur (592,5 kg). (a2s/)











































