PON XVI
Giliran Taufik Tekuk Wimpie
Rabu, 08 Sep 2004 19:50 WIB
Palembang - Jika sebelumnya Taufik Hidayat tidak bisa berbuat banyak menghadapi Wimpie Mahardi di nomor beregu, kini giliran Wimpie yang ditekuk peraih medali emas Olimpiade 2004 itu.Stamina Taufik tampaknya sudah kembali. Setelah mengaku kekelahan usai bertarung di Athena, pebulutangkis asal Pangalengan ini akhirnya bisa membalaskan kekalahannya atas Wimpie di babak semifinal nomor perorangan putra 15-10 15-10. Selain kecepatan dan smesh backhand yang menjadi karakter Taufik, dukungan para pendukungnya yang membludak di GOR Dempo Jakabaring, Palembang, Rabu (8/9/2004), juga sepertinya makin menambah kepercayaaan diri Taufik.Teriakan βTaufik..Taufik..β di dalam gedung para ibu-ibu dan remaja putri, membuat Taufik sesekali memberikan senyum seusai menuai angka.Bahkan, saat kedudukan 13-10 untuk Taufik, sekelompok ibu-ibu yang menduduki bangku yang diperuntukan buat pers, menyanyikan lagu βHalo-Halo Bandungβ. Usai memenangkan pertandingan Taufik bergegas pergi menghindari kejaran puluhan remaja yang langsung berlarian menujunya.Sementara itu pada partai lainnya, Marleve Mainaky tak mampu meredam kecepatan pemain muda Simon Santoso. Marleve kalah dua set langsung 13-15 dan 10-15.Di set pertama Marleve yang kalah dari segi stamina mencoba dengan strategi memperlambat tempo permainan. Namun tetap tidak bisa menahan laju Simon. Bahkan juniornya ini melesat meninggalkan Marleve hingga 6-0.Tetapi kesabaran Marleve mulai menampakan hasil. Simon terpancing dengan permainan tempo lamban itu. Marleve pun bisa mengejar sampai 6-6.Sadar termakan siasat Marleve, Simon kembali dengan permainannya yang cepat. Dia pun melesat hingga 13 dan menutup set awal dengan 15-13.Di set kedua pelatih tunggal tim Jawa Barat Joko Supriyanto, dari luar lapangan tampak memberikan 'tanda' pada Simon. Anak asuh Joko itu pun langsung tidak memberikan kesempatan bagi Marleve dan menutup pertandingan dengan 15-10.Dengan demikian, di partai final putra nanti adalah pertarungan antara atlet pelatnas Cipayung, Simon Santoso versus Taufik Hidayat. Sedangkan di tunggal putri, atlet NAD Nitya K dikalahkan Silvi Antarini dari DKI Jakarta. Silve menang 11-3 11-2. Di final Silvi akan berhadapan dengan Dewi Tira Arisandi (Jatim) yang menumbangkan seniornya dari Jawa Barat, Lidya Djaelawidjaja dengan 11-6, 6-11 dan 11-3. (erk/)











































