Agus Ngaimin, yang tampil di nomor 200 meter gaya bebas putra, berhasil meraih medali emas di Kolam Renang Sport Center Rumbai, Pekanbaru, Selasa (9/10/2012), dengan catatan waktu dua menit 48,95 detik.
Catatan tersebut merupakan rekor baru di level Asia Tenggara, melampaui rekor sebelumnya yang dibuat Dewa Yusud dari Malaysia di ASEAN Paralympic Games 2011, dengan waktu 2 menit 54,60 detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi Agus hasil tersebut merupakan pencapaiannya yang semakin tinggi. Di Peparnas 2004 ia hanya meraih medali perak, lalu emas di Peparnas 2008 di Samarinda, Kalimantan Timur.
"Saya bangga mampu menyumbangkan medali bagi daerah saya, karena buat orang (paralimpian) seperti kami, hanya dengan jalan ini bisa membanggakan nama Jateng di tingkat nasional," paparnya.
Diakui Agus persiapannya memang tergolong singkat karena baru intensif berlatih sekitar satu minggu sebelum mengikuti Peparnas kali ini
"Saya hanya perlu yakin dan fokus pada saat pertandingan, jadi latihan selama seminggu untuk mengembalikan kemampuan saya," terangnya.
Kemarin, atlet tuna grahita asal Riau, Melani Putri, juga memecahkan rekor Asia Tenggara di nomor 50 meter gaya dada putri, dengan waktu 47,42 detik.
(a2s/krs)










































