Hadiah Naik, Tim Lokal Dominan

Tour d\'Indonesia 2004

Hadiah Naik, Tim Lokal Dominan

- Sport
Rabu, 22 Sep 2004 19:05 WIB
Jakarta - Meski diimingi dengan jumlah hadiah yang lebih besar dari Tour de ISSI tahun lalu, ternyata animo peserta dari luar negeri masih kurang. Dari 11 tim asing yang dijadwalkan, hanya 7 tim yang hadir, sisanya tim lokal.Pertandingan balap sepeda bergengsi ini memang menawarkan jumlah hadiah yang lebih besar dari Tour de ISSI tahun lalu. Jika dulu hanya mencapai 234 juta rupiah, kini Tour d'Indonesia 2004 akan memberikan hadiah total 100 ribu dolar atau sekitar 9 miliar rupiah.Dengan kenaikan jumlah hadiah diharapkan berimbas juga terhadap taraf gengsi turnamen balap sepeda ini. Namun target itu tampaknya bakal sulit didapat, pasalnya, tim-tim yang bertaraf internasional seperti Uzbekistan dan Belanda, di saat-saat terakhir menjelang digulirkan acara pada 27 September-6 Oktober mendatang ini memutuskan membatalkan keikutsertaannya.Sebelumnya pada Agustus lalu, dua tim asing lainnya yang telah membatalkan partisipasinya adalah Vietnam dan Swiss. Alhasil, kini tinggal tujuh tim asing yang menyatakan dapat hadir, Malaysia mengirimkan dua tim dan sisanya diisi tim Hongkong, Thailand, World Wide Cycling Team, Giant Asia Racing Team dan Pagcor Casino Pilipino Team. Hanya tujuh tim asing yang bersedia hadir, mau tidak mau panitia harus mengisi 10 tempat lainnya dengan tim lokal. Sekjen ISSI Sofyan Ruzian menjelaskan tidak hanya tim asing yang mengundurkan diri, tim lokal Dodol Picnic Bank Jabar juga memutuskan absen karena anggota timnya hanya tersisa dua orang. Menggantikan Picnic Jabar, panitia pun memberikan tempat kepada tim Benteng Muda. Dengan demikian, tim-tim lokal yang ikut serta pada tour yang melalui jarak total 1503 km ini adalah, timnas ISSI, Custom Cyclyng Club, Polygon Sweet Nice Pro Team A dan B, Sinar Sentosa, Benteng Muda, Pengda ISSI Lampung, Kencana Bike Team, Jawa Tengah dan Kalimantan Timur.Sementara itu belajar dari pengalaman tahun lalu saat insiden tewasnya satu pembalap di Tour de ISSI, pihak panitia kini menyiapkan asuransi jiwa untuk peserta lomba. "Asuransi untuk atlet telah siap, setahu saya asuransi dari Beringin Life," ujar Sofyan saat dihubungi detikcom, Rabu (22/9/2004).Berita gembira selain masalah asuransi adalah kabar dari UCI (Union Cycling International yang diwakili oleh Djamaludin Mahmud dari Malaysia.Menurut Djamal, tour yang melalui 9 etape dari Jakarta hingga Denpasar ini telah masuk dalam daftar kalendar kegiatan UCI."UCI tentunya menyambut baik dengan adanya tour ini, selain meningkatkan prestasi, ini juga menjadi ajang persaingan atlet antar negara untuk menjajal kemampuan terbaiknya. UCI pun telah menetapkan Tour d'Indonesia menjadi jadwal kegiatan tetap," jelas Djamal di depan wartawan di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu (22/9/2004).Untuk itu masalah keamanan, pihak panitia mengungkapkan bahwa telah berkoordinasi dengan pihak Mabes Polri diteruskan ke kepolisian daerah yang dilewati rute tour."Tidak hanya izin Polri, kegiatan ini juga diketahui oleh Menteri Perhubungan dan Menteri Pariwisata," tutur Sofyan.Tour d'Indonesia sendiri memperebutkan Piala Kapolri untuk beregu, Piala Ketua Umum KONI Pusat untuk perorangan dan penyerahan medali tiap juara etape. Start di mulai pada 27 September di depan Balai Kota dilepas oleh Guernur DKI Jakarta Sutiyoso dan Ketua Umum KONI Pusat Agum Gumelar. Tempat finish berakhir di Denpasar Bali pada 6 Oktober 2004 setelah melewati kota-kota seperti Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya dan Banyuwangi. (erk/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads