Di akhir pekan beredar kabar bahwa kesehatan petinju legendaris Muhammad Ali kian memburuk dan bahkan sedang kritis. Kabar itu ternyata bohong belaka karena ia bahkan baru saja menyaksikan tim kesayangannya menjuarai Super Bowl.
Pemberitaan mengenai memburuknya kondisi medis Muhammad Ali itu dihembuskan beberapa media Inggris, mendasarkannya kepada sebuah wawancara dengan saudara Muhammad Ali, Rahman Ali, yang dikutip mengatakan, "Bisa hitungan bulan, bisa juga hitungan hari. Aku tak tahu apa ia akan bertahan sampai musim panas. Ia (nasibnya) kini berada di tangan Tuhan."
Kabar itu tersiar luas dan memicu keprihatinan akan kesehatannya, sampai-sampai membuat perwakilan Pangeran Faisal dari Arab Saudi sudah langsung menghubungi keluarga Muhammad Ali untuk menanyakan kondisinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"(Rahman) Waktu itu ada di London dan kami pun juga ada di sana," jelas Lonnie kepada USA Today.
Muhammad Ali, sambung Lonnie, masih cukup sehat. Sampai dengan Minggu (3/2/2013) malam waktu setempat, pria yang didiagnosis dengan sindrom Parkinson pada tahun 1984 itu tengah berada di kediamannya di Phoenix, Arizona, dan sedang asyik-asyiknya memberi dukungan kepada Baltimore Ravens di Super Bowl.
"Yang bisa saya katakan adalah Muhammad sedang bersorak untuk Ravens dan Muhammad benar-benar kepincut dengan Beyonce. Mata dan mulutnya terbuka lebar, jadi ia baik-baik saja," tambah Lonnie.
Sebagai penegas kondisi Muhammad Ali, pihak keluarga melalui akun Twitter @RealALI_me juga menautkan foto-foto dan kicauan pria 71 tahun itu ketika tengah menyimak serunya Super Bowl. Bukan cuma masih baik-baik saja, ia kini bahkan boleh jadi kian gembira karena Ravens yang didukungnya sudah berhasil jadi juara.
(krs/a2s)











































