Pereli peringkat 5 dunia di kategori Production World Rally Championship (PWRC) tahun 2012 itu mengaku, dia sengaja pulang kampung untuk memimpin Pengprov IMI Sulsel periode 2013-2017. Ia ingin IMI menjadi organisasi otomotif terdepan di Indonesia.
"Saya ingin kembali ke Sulsel untuk mengajak para atlet balap otomotif di Sulsel ikut berkecimpung di kancah balapan nasional dan tingkat dunia, saya ingin buktikan pebalap-pebalap Sulsel juga bisa berprestasi seperti saya, mereka perlu difasilitasi dengan sponsorship dan terpublikasi di mass media," ujar pereli yang akrab disapa Ubang ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pereli yang pernah meraih juara nasional di tahun 2009, 2010, dan 2012 ini mengaku terobsesi memimpin Pengprov IMI Sulsel sebagai barometer organisasi otomotif di kawasan timur Indonesia yang dikelola secara mandiri, profesional, dan modern. Meskipun masih tergolong muda, dengan usia 26 tahun, Ubang mengaku telah memiliki segudang pengalaman di dunia balap di tingkat nasional dan internasional.
"Dua rekan saya di dunia balap berhasil memimpin IMI di daerahnya menjadi organisasi mapan dan modern. Ada Bang Ijeck di Pengprov IMI Sumatera Utara dan Roy Nirwan di Kalimantan Timur, mereka punya banyak pengalaman di dunia balap yang diterapkan di organisasinya."
"Begitu juga saya yang akan mengikuti jejak mereka," pungkas pereli yang pernah meraih gelar runner up di PWRC Rally di Acropolis, Yunani, dan Selandia Baru pada pertengahan 2012 silam.
(/)











































