Voli World U-185 Championship
Jepang Menang, Myanmar Tersungkur
Jumat, 08 Okt 2004 21:15 WIB
Jakarta - Jepang berhasil memetik kemenangan kedua dalam turnamen voli World U-185 championships di Tennis Indoor Senayan, Jumat (9/10/2004), setelah menang atas Rusia. Sementara Myanmar tersungkur lagi. Seperti halnya pada pertandingan pertama melawan Myanmar, (8/10/2004) kemarin, Jepang harus berjuang ekstra keras untuk menaklukkan Rusia.Pada set pertama Yasutake Nakae dkk menang 25-10. Namun Rusia berhasil mencuri set kedua. Meski sempat mengimbangi di angka 11-11, 13-13, 14-14 dan 15-15, Jepang harus menyerah 22-25.Di set ketiga dan keempat Jepang baru kembali ke bentuk permainan terbaiknya. Set ketiga mereka menang 25-22, sementara set keempat unggul 25-18. Yasuyuki Ueno dkk pun unggul 3-1. Usai pertandingan asisten pelatih Rusia mengaku timnya banyak melakukan kesalahan. Padahal kemarin (lawan Indonesia) Rusia bermain cukup baik. "Kemarin kami bermain cukup mobile. Namun hari ini ada sedikit masalah di center, blocking dan defense," kata asisten pelatih Hartyshkin Mikail kepada wartawan.Rusia, yang sudah menelan tiga kekalahan beruntun masing-masing atas Taiwan, Indonesia dan Jepang, mengaku mereka tak mampu berbuat banyak di kejuaraan ini karena pemain yang dibawa kurang berpengalaman."Para pemain yang bagus kebetulan punya tinggi lebih dari 185 cm dan mereka bermain di Liga Super. Para pemain yang ada sekarang kurang agresif hingga kami selalu berada dalam tekanan," tambah Hartyskhin.Pihak Jepang pun mengaku mereka bisa menang karena Rusia bermain buruk. Padahal mereka masih menerapkan strategi yang mereka pakai dalam pertandingan lawan Myanmar, yaitu memperkuat pertahanan."Strategi yang kami pakai sama dengan yang kami pakai kemarin (lawan Myanmar). Namun hari ini Rusia banyak missed nya," kata pelatih Hara Iwao.Kekalahan di set kedua pun mereka akui sebagai kesalahan mereka sendiri "Di set kedua, tim banyak melakukan kesalahan sendiri. Jadi, mereka bisa mengambil angka-angka dan menang," tambah kapten Yasutake Nakae. Sementara di pertandingan kedua, Myanmar menelan kekalahan kedua dalam turnamen ini setelah takluk dari Taiwan lewat pertarungan lima set. Myanmar kalah 15-25, 25-21, 23-25, 25-21 dan 13-15. Menurut pengakuan kepala delegasinya, tim Myanmar kurang terkoordinasi dengan baik. "Kami kurang beruntung. Mereka (Taiwan) lebih baik dalam pertahanan, sementara defense dan blocking kami sangat kurang," kata U Thein Win.Besok (10/10/2004), Myanmar akan melakoni partai berat melawan tuan rumah Indonesia. Sementara Taiwan akan menghadapi Jepang. (mel/)











































