Indonesia & Jepang Takluk

Voli U-185 World Championship

Indonesia & Jepang Takluk

- Sport
Sabtu, 09 Okt 2004 22:09 WIB
Jakarta - Dua tim yang belum pernah kalah dalam turnamen U-185 voli world championship harus menelan kekalahan. Indonesia dan Jepang takluk dari lawan-lawannya. Meski bermain di hadapan sekitar 1000 pendukung di Tennis Indoor Senayan, Sabtu (9/10/2004), Indonesia gagal menampilkan permainan terbaik dan kalah 18-25, 21-25 dan 19-25 atas Myanmar. Di set pertama Erwin Rusni dkk bermain grogi. Akibatnya banyak serangan Myanmar yang tak terbendung. Sempat mengimbangi hingga skor menunjukkan angka 10-11, Indonesia akhirnya terus tertinggal dan takluk 18-25.Di set berikut, Indonesia semakin tak berdaya menandingi kecepatan Myanmar. Akibatnya pemain hilang kepercayaan diri. Seperti diakui Erwin, mental timnya seusai kalah di set pertama sudah jatuh. "Kami sudah tertekan duluan, down, dan sulit bangkit lagi," kata kapten Indonesia ini usai pertandingan.Set kedua Myanmar unggul 25-21. Sementara pertandingan ketiga buat kedua tim itu ditutup Kim Mg Toe dkk dengan keuggulan 25-19.Asisten pelatih Indonesia Yunyun Yudiana mengakui kalau kekalahan mereka sebagian besar disebabkan karena strategi permainan yang telah mereka persiapkan tak berjalan sesuai rencana. Pelatih pun harus melakukan rotasi pemain sejak awal mengingat Myanmar bermain dengan ngotot dan menguras stamina para pemain Indonesia."Awalnya kami sudah menduga kalau melawan Myanmar akan menguras stamina. Lihat saja di dua pertandingan terakhir, dimana mereka menelan kekalahan, selalu berakhir 3-2." "Alasan lain kenapa saya menerapkan rotasi pemain sejak awal adalah karena Myanmar selalu bermain dengan ngotot. Melihat pemain kami ada yang nervous dan cedera ringan, mau tak mau saya harus melakukan pergantian," ucap Yunyun.Sementara Myanmar mengaku surprise dengan kemenangannya. Pasalnya Indonesia merupakan tim yang paling diperhitungkan. Secara khusus mereka menyatakan kunci kemenangan ada pada strategi mematikan pemain lawan, terutama Robby Meliala dan Rastoni."Awalnya kami menganggap Indonesia adalah lawan terberat, namun kami ternyata bisa menang. Sekarang kami melihat bahwa Jepang adalah yang paling tangguh," ucap kepala delegasi Myanmar U Thein Win.Sementara di pertandingan kedua, Jepang harus mengakui keunggulan Taiwan dengan skor 3-1. Di set pertama Jepang takluk 20-25. Namun mereka mampu mencuri set kedua dengan kemenangan 25-23. Sayang di dua set berikut mereka harus takluk dengan skor tipis 24-26 dan 24-26. Kekalahan ini membuat pertarungan antara Indonesia vs Jepang besok menjadi sangat menentukan. Agar keluar menjadi juara, Indonesia harus mengalahkan Jepang dengan tiga set langsung. Sebaliknya Jepang pun menargetkan kemenangan atas Indonesia dengan skor 3-0. "Malam ini kesalahan kami terutama ada pada antisipasi penerimaan bola dari lawan. Kesalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi kami lawan Indonesia. Kami harus menang 3-0 besok," kata Iwao Hara. Selain pertandingan antara Indonesia vs Jepang, besok (10/10/2004), akan dipertandingkan pula pertarungan antara Taiwan vs Rusia. Dengan sistem setengah kompetisi, baik Indonesia, Jepang, maupun Taiwan sama-sama berpeluang untuk menjadi juara karena sudah mengoleksi 2 kemenangan dan 1 kekalahan. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads