Jakabaring Kembali Gersang & Sepi

Jakabaring Kembali Gersang & Sepi

- Sport
Selasa, 19 Okt 2004 23:01 WIB
Jakarta - Apa kabar Jakabaring? Mungkin ini pertanyaan banyak orang di Indonesia, setelah di kawasan itu digelar PON XVI beberapa waktu lalu. Boleh percaya atau tidak, Jakabaring kini kembali seperti semula, gersang dan sepi.Bila selama pelaksanaan PON XVI, 2-14 September 2004 lalu, Jakabaring yang terletak di Palembang Ulu, tersulap menjadi kawasan yang ramai dan meriah lantaran menjadi pusat pertandingan olahraga dan penginapan atlit dan official dari 30 provinsi di Indonesia, kini Jakabaring kembali ke asalnya dulu, yakni gersang dan sepi.Berdasarkan pemantauan detikcom, Stadion Gelora Sriwijaya yang dulunya tampak gagah, baik di siang maupun malam hari, kini tampak mulai kusut. Rumputan liar mulai tumbuh di halaman parkirnya, bahkan papan yang menghadang kendaraan untuk masuk ke lokasi stadion itu tampak tidak pantas, kotor dan buruk. Lampu di stadion pun tidak meriah lagi.Sementara rumputan liar, seperti ilalang, juga menghiasai perumahan yang dulunya yang dijadikan pemukiman atlit dan official, serta beberapa gedung seperti Saint Center yang digunakan Media Center PON XVI. Warung-warung nasi atau makanan yang ada di sepanjang jalan di kawasan Jakabaring,kini juga sudah menghilang."Selain sepi juga tak aman," kata seorang penjual bakso yang kembali berdagang di pangkal Jalan Ahmad Yani, dekat kampus Universitas Bina Darman. "Sering ada penodongan," tambah si penjual.Belum DibayarSementara itu, terdengar juga kabar banyak persoalan paska pelaksanaan PON XVI. Sejumlah pihak yang seharusnya berhak menerima upah, terpaksa gigit jari lantaran belum menerima bayaran.Seperti isu yang beredar di Media Center PON XVI. Isunya tentu berkaitan dengan korupsi dan kolusi, seperti soal pembagian kartu flexi yang tidak adil atau tidak tepat, lalu honor polisi penjaga media center yang belum dibayar, serta soal belum dibayarnya honor para informan lapangan Media Center.Bahkan tersiar juga kabar bahwa pers telah disogok untuk tidak membongkar persoalan tersebut ke permukaan. Namun, setelah dikonfirmasi tidak satu pun orang yang terhubung dengan Media Center PON XVI mau memberikan komentarnya soal isu tersebut. (key/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads