Awalnya ISG akan digelar di Riau pada September mendatang namun seiring belum siapnya sejumlah venue serta kasus korupsi yang dialami Gubernur Rusli Zainal, kemudian terjadi tarik ulur mengenai pemindahan tempat acara tersebut.
Lalu Kemenpora pada 13 Juni lalu mengirimkan surat kepada Presiden melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) terkait rencana mereka menggelar ISG di Jakarta. Ide Menpora ini kemudian mengundang pro dan kontra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Secara prinsip sekarang tinggal menunggu keluarnya Kepres dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kalau bicara ISG. Jika Keppres sudah keluar, kita bisa bergerak untuk menyiapkan venue, koordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta, dan hal teknis lainnya," ungkap Menpora Roy Suryo kepada sejumlah wartawan di Jakarta, Senin (1/7).
"Di surat itu sudah ada kronologis kenapa harus dipindahkan dan draft Keppresnya. Saya harap semua lancar karena September itu sebentar lagi," sambung Roy dalam rilis yang diterima detiksport.
Lebih lanjut Roy juga telah mengutus 3 staf yakni Prof Joko Pekik (Deputy Bidang Prestasi Olah Raga), Prof Eko Indrajit dan Heru Nugroho (Staf khusus) untuk menanyakan perihal surat tersebut ke Seskab, Dipo Alam. "Arahannya, Menpora diminta untuk berkordinasi dulu dengan Menko Kesra."
Keinginan Menpora memindahkan ISG ke Jakarta sendiri diklaim sudah mendapat persetujuan dari Islamic Solidarity Sport Federation (ISSF).
"Saya terima surat dari Presiden ISSF Prince Nawat Faisal Fahd Abdulaziz pada 24 Juni lalu yang memberikan dukungan pemindahan lokasi kegiatan pada 22 September nanti. Mereka bilang sekjennya akan segera berkoordinasi dengan tim Kemenpora dan Panpel Pertandingan untuk mewujudkan ajang bergengsi ini."
Sekadar diketahui, ISG III 2013 seharusnya telah digelar pada 6-17 Juni 2013 di Riau. Namun, kala Januari 2013 tim pengawas dari ISSF berkunjung ke Riau ditemukan persiapan tak memuaskan. Alhasil ISSF memutuskan pesta olahraga ini diundur ke bulan September.
ISG baru terselenggara sekali di Arab Saudi tahun 2005 dan pada tahun 2010 gagal terlaksana meski Iran sudah ditunjuk sebagai tuan rumah.Indonesia dipercaya menggelar ISG ketiga dengan ditandatanganinya surat persetujuan pada tanggal 28 April 2011.
Jika ISG ketiga gagal digelar, tentunya akan membawa dampak negatif bagi Indonesia di mata dunia internasional. Maka dari itu tersiar kabar bahwa Selasa (2/7) akan digelar rapat koordinasi di Kantor Kemenko Kesra besok siang yang melibatkan sejumlah pihak terkait.
(mrp/a2s)











































