Tyson Gay dan Asafa Powell Positif Doping

Tyson Gay dan Asafa Powell Positif Doping

- Sport
Senin, 15 Jul 2013 03:29 WIB
Tyson Gay dan Asafa Powell Positif Doping
Getty Images
Jakarta - Mantan peraih emas kejuaran dunia lari 100 meter, Tyson Gay terbukti positif menggunakan obat-obatan terlarang. Juga kedapatan menggunakan doping adalah mantan pemilik rekor dunia 100 m, Asafa Powell.

Dikutip dari BBC, sampel A yang diambil dari Tyson Gay pada 16 Mei lalu terbukti positif mengandung substansi terlarang. Tak disebutkan dengan pasti substansi apa yang dimaksud, namun atas temuan dari USADA (Badan Anti Doping Amerika Serikat) tersebut Tyson memutuskan mundur dari kejuaraan dunia atletik yang digelar di Moskow, bulan depan.

Tyson Gay, peraih medali emas nomor 100 m, 200 m dan 4 x 100 meter kejuaraan dunia atletik tahun 2007, menolak menyalahkan pihak lain atas temuan tersebut. Atlet 30 tahun itu pun menyatakan siap menanggung hukuman yang akan dijatuhkan, meski dia masih menunggu hasil pemeriksaan sampel B yang bakal dilakukan dalam beberapa hari ke depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya tidak punya cerita sabotase. Saya tidak punya kebohongan. Saya tidak punya apapun untuk dikatakan untuk membuat ini semua seperti sebuah kesalahan atau sesuatu yang dibuat oleh USADA, sebuah permainan seseorang. Saya tak punya seluruh cerita itu. Pada dasarnya saya memberikan kepercayaan saya pada seseorang dan saya telah dibuat kecewa," sahut Tyson Gay.

Tyson masih berstatus sebagai manusia tercepat kedua di dunia saat ini menyusul catatan waktu terbaiknya yakni 9,69 detik untuk nomor 100 meter, masih kalah cepat dari Usain Bolt dengan 9,58 detik. Penampilan Tyson terbilang oke tahun ini karena dia masih menjadi manusia tercepat di 2013 (9,75 detik) dan berhasil menjuarai World Championships trials dan Diamond League.

Juga terbukti positif menggunakan doping adalah sprinter Jamaika yang pernah memegang rekor dunia, Asafa Powell. Powell, 30 tahun, terbukti positif memakai obat perangsang oxilofrine saat berlaga di Kejuaraan Atletik Jamaica pada Juni lalu.

"Saya ingin menjelaskan pada keluarga saya, teman-teman dan juga untuk semuanya, fans saya di seluruh dunia kalau saya tak pernah tahu atau dengan sengaja mengonsumsi suplemen atau substansi yang melanggar aturan. Saya bukanlah pembohong, sejak dulu saya bukan pembohong," demikian pernyataan Powell.

Powell adalah orang terakhir yang memegang rekor dunia 100 meter sebelum Usain Bolt mendominasi nomor tersebut sejak 2008. Catatan waktunya yang 9,72 detik membuat dia berada di posisi empat daftar manusia tercepat di dunia hingga kini.

Satu pelari lain asal Jamaika yang juga gagal menjalani tes doping adalah Sherone Simpson. Sama seperti Powell, Simpson juga diketahui positif memakai oxilofrine.

(din/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads