Bertempat di kantor PB PGSI, kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Selasa (20/8/2013), seleksi sebagai persiapan untuk ajang SEA Games Myanmar bulan Desember mendatang itu dilakukan.
"Seleksi ini sebenarnya sudah diminta Satlak Prima dari 1 Agustus lalu, cuma karena masih ramadan makanya kami sepakat dilaksanakan usai lebaran. Ya sekarang ini,"kata kepala pelatih gulat Bunyamin ketika ditemui usai menjalani latihan di Gelora Bung Karno, Senayan, hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya karena mereka (Nani dan Husnul) tak ada nomornya di Myanmar itu, makanya mereka tidak kami masukkan," jelas Bunyamin.
Dari 21 kelas yang dipertandingkan di Myanmar nanti, Indonesia memang hanya diberi jatah oleh tuan rumah 12 kelas.
"Itu wajar, tuan rumah pasti dapat kelebihan hal itu. Mereka boleh memilih nomor mana yang akan diturunkan, karena mereka ingin dapat emas juga," kata dia. "Selain kita (Indonesia), negara Vietnam, Thailand, dan Filipina juga diberi jatah yang sama," tambahnya.
Mengenai targetnya sendiri, Bunyamin mengatakan, tetap ingin mempertahankan hasil SEA Games lalu, yakni empat emas.
"Targetnya tetap kita ingin hasil SEA Games kemarin terulang," katanya.
Dia juga optimistis gulat bisa meraihnya meski peta persaingan cabang olahraga cukup kuat.
"Persaing Indonesia masih 3 negara, Vietnam, Thailand dan Filipina. Di luar itu, peta persaingannya masih sama. Myanmar juga tidak terlalu," ungkap Bunyamin.
(mcy/cas)











































