Pelatih sekaligus wakil tim manajer pelatnas, Ferryanto, mengatakan, kedua negara tersebut perlu diwaspadai karena selain perfoma atlet-atletnya dinilai sangat bagus, persiapan mereka juga sudah dilakukan jauh-jauh hari.
"Vietnam itu yang saya dengar sudah TC (training camp) sejak tiga tahun lalu. Setelah SEA Games yang kemarin selesai, mereka langsung menyiapkan tim untuk SEA Games yang sekarang," kata Ferryanto ketika ditemui di sela-sela latihan tim kempo di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (20/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di luar itu, ia mengakui bahwa Myanmar juga memiliki keunggulan yang patut diwaspadai. "Bisa dilihat saat kemarin, tim Myanmar ikut try out ke Bogor, ada kejuaraan terbuka mereka dapat emas. Itu kan bagus," sambungnya.
Peta persaingan yang cukup ketat itu pula yang membuat tim "Merah Putih" berpikir realistis dalam memasang target di ajang multiolahraga Asia Tenggara dua tahunan ini. Untuk SEA Games kali ini tim hanya menargetkan 5 medali emas dari beberapa jumlah nomor yang dipertandingkan, di antaranya nomor embu beregu putri, embu beregu putra, embu berpasangan (Yudansha Putra), randori perorangan kelas 50 kilogram putri, dan randori perorangan kelas 54 kg putra. Jumlah tersebut jauh lebih sedikit ketimbang SEA Games dua tahun lalu, yakni delapan medali emas.
"Ya karena melihat persaingan juga. Tapi kalau tim kita bisa memberikan lebih dari lima, ya bagus," terang Ferryanto.
"Intinya, bukan berarti tim jadi pesimistis. Kami akan tetap berusaha untuk melakukan yang terbaik, bahkan lebih dari mereka.
"Kami sudah TC sejak Mei lalu, sesuai anjuran Satlak Prima. Selama latihan yang berlangsung setiap dua jam ini, kita terus melakukan latihan tiga kali sehari, yang berkaitan dengan peningkatan teknik dan fisik," tambahnya.
Selain training camp, pelatnas juga sudah mengagendakan sejumlah try out sampai sebelum berangkat ke Myanmar pada Desember mendatang.
"Nanti tanggal 22 Agustus, kami akan mengikuti kejuaraan dunia di Jepang, setelah itu kami mengikuti event ujicoba di Myanmar. November atlet akan bertolak ke Vietnam untuk latihan, lalu mulai fokus ke SEA Games," paparnya.
"Ya, intinya untuk saat ini kami tidak ingin sesumbar dulu, daripada ngomong tidak ada buktinya. Sekarang yang penting fokus dulu latihan," pungkasnya.
(mcy/a2s)











































