Butuh waktu lama menyelesaikan perlombaan triathlon. Namun, berapapun waktu yang dibutuhkan para atlet akan mencoba untuk menuntaskannya. Tak sekadar mengejar prestasi, triathlon juga soal kepuasan diri.
Di MetaMan Bintan 2013 misalnya. Digelar mulai Sabtu (31/8/2013) pagi waktu setempat, pada kategori full distance (3,8 km berenang, 180 km bersepeda, 42,2 km berlari), Avnish Bajaj menjadi peserta terakhir yang melintasi garis finis.
Catatan waktu triathlete Thailand itu terpaut hampir setengah dari pemenang lomba, Courtney Ogden yang butuh delapan jam 31 menit. Di kelompok putri Caroline Steffen memenangi lomba dengan catatan waktu lebih dari sembilan jam dan terakhir adalah Marie Sandberg dengan 13 jam 36 menit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu di kelompok putri Monica Torres tampil sebagai kampiun dengan waktu empat jam 55 menit 35 detik dan terlama adalah Molly Stevens dengan sembilan jam 19 menit 44 detik.
Dengan lebarnya jarak dengan rekan-rekan yang lain, pertanyaan menarik tentang bagaimana para peserta yang finis paling lama menjaga motivasi untuk tetap menyelesaikan lomba.
Dari pantauan DetikSport, peserta masih ada yang terus berlari saat hari sudah gelap bahkan acara pun sudah ditutup kendati sesi pencatatan waktu dibatasi hingga tengah malam. Ketika itu nama-nama pemenang sudah muncul dan tak ada lagi hadiah yang bisa mereka dapatkan.
Reza Puspo, pendiri komunitas Indo Runners yang rutin mengikuti berbagai kejuaraan triathlon cuma finis ke-25 di kelompok umur 40-44 tahun atau secara keseluruhan finis di urutan ke-125 di kategori half distance.
Meski begitu, Reza tidak mempermasalahkannya karena bagi dirinya triathlon adalah olahraga ini tidak hanya sekadar mengejar prestasi tapi juga kepuasan membuktikan diri dalam menyelesaikan tantangan besar.
"Saya sih bukan pencari podium seperti Andy (Wibowo) -- saya ingin ngerasain adrenalinnya, kepuasan batin untuk diri sendiri," kata Reza yang finis ke-125 di kategori half distance.
"Saya sih ngga masuk podium ngga papa, saya ngga ada pressure di setiap lomba," sambung dia. (rin/din)










































