Bertempat di Jakabaring Sport Center, acara pembukaan ISG dijadwalkan dibuka pukul 19.00 WIB, namun jadwal tersebut molor satu jam menjadi pukul 20.00 WIB. Upacara pembukaan tersebut diawali dengan peniupan terompet bersama grup drum-band, serta grup vokal lainnya.
Acara selanjutnya langsung menampilkan parade kontingen peserta ISG 2013. Dengan menggunakan seragam berbeda-beda, mereka disambut antusias oleh para penonton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya Menpora Roy Suryo memberikan sambutan. Dia berharap ajang tersebut dapat dijadikan momen untuk mempererat hubungan antara negara-negara Islam dengan prestasi.
"ISG adalah wahana solidaritas kebersamaan negara-negara Islam. Ajang untuk peningkatan prestasi olahraga. Di mana tema kita adalah Harmoni Persatuan, dengan begitu melalui semangat persatuan dari berbagai bangsa bersama-sama meraih prestasi dunia," ujarnya.
Sambutan pun kembali disampaikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden ISSF Prince Nawwaf Faisal Bin Abdul Aziz.
"Di hari yang membahagiakan ini. Saya ingin menyampaikan selamat datang, bertanding, selamat bersaing untuk negara-negara peserta ISG. Kami bangga mendapat kepercayaan dari ISSF kami bisa menjadi tuan rumah," kata SBY.
"Tema ISG kali ini harmoni persatuan memiliki makna yang sangat dalam. Harmoni adalah ruang, untuk menjalani persatuan di antara negara-negara Islam kelas dunia. Di ISG ini mari kita lepaskan beban dan kepentingan politik. Mari kita bersatu," sambung SBY.
Usai sesi sambutan tersebut, acara yang paling ditunggu pun datang yakni penyalaan kembang api yang dihiasi warna-warni yang menawan. Berselang kemudian, pengibaraan bendera ISSF (Islamic Solidarity Sport Federation dilakukan.
Rangkaian akhir acara tersebut pun ditandai dengan aksi tari kolosal yang diikuti oleh sekitar 6.000 penari. Bertemakan, keselarasan dalam kehidupan dan kebersamaan tarian tersebut menceritakan sejarah kerjaan bumi Sriwijaya yang digabungkan dengan kebudayaan nasional serta negara-negara Islam ISG.
Para penonton yang menyaksikan tarian tersebut terlihat sangat kagum. Mereka sesekali bertepuk tangan sambil berteriak.
(ads/roz)











































