Dedeh Berbekal Surat Yasin dan Bola ke Palembang

Islamic Solidarity Games

Dedeh Berbekal Surat Yasin dan Bola ke Palembang

- Sport
Selasa, 24 Sep 2013 20:19 WIB
Dedeh Berbekal Surat Yasin dan Bola ke Palembang
detiksport/rengga
Palembang - Ada yang tak lupa dibawa ke Palembang oleh Dedeh Erawati. Pelari gawang Indonesia itu selalu berbekal surat Yasin dan bola ke manapun ia akan bertanding.

"Buku (surat) Yasin. Kalau mau pergi ke mana, entah itu kejuaraan atau kompetisi di manapun, pasti bawa. Soalnya aku seneng yasinan, rasanya selalu tenang," tutur Dedeh kepada detiksport beberapa waktu lalu.


Selain itu, barang yang wajib menemani Dedeh adalah bola. Ibu satu anak itu mengatakan, bola ia perlukan untuk membantunya dalam berlatih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bolanya bukan buat ditendang, tapi alat untuk push up. Biasanya 'kan kalau kita push up, lantai yang jadi tumpuan. Tapi ini beda. Tangan yang satu pegang bola, kanan juga, lalu kaki juga. Ada empat. Kita push up pakai bola itu," terang dia.


"Awal-awal susah banget, karena bola 'kan tidak stabil, tapi di situ tantangannya. Kalau saya sebut, itu penyiksaan yang indah," selorohnya seraya tertawa.


Perihal kebiasaannya yang satu itu Dedeh mendapatkan bola pertamanya dari pelatihnya, Fahmy Fahrezzy.

"Yang pertama kasih itu pelatih aku, sekitar lima tahun lalu. Jadi setiap penyesuaian latihan, kita selalu pakai bola dulu, baru masuk ke latihan sungguhannya."

"Badannya jadi lebih bagus, tangannya juga lebih kuat. Terpenting untuk kaki, ayunan kaki kita jadi lebih kuat dan enteng. Apalagi untuk pembentukan otot perut dan pinggang itu dapat semua."



Dedeh sendiri mengaku, dampak dari kebiasaannya yang sering membawa bola. Atlet-atlet dari luar negeri jadi suka ikut-ikutan.

"Ya mereka jadi suka pinjam, karena mereka tahu aku sering bawa. Bahkan pernah pelatih dari India, sampai minta bola ke aku, karena di tempatnya tidak ada bola yang sama seperti aku. Seru sih," tuturnya.

Di Islamic Solidariy Games yang sedang berlangsung di Palembang, Dedeh dijadwalkan bertanding pada hari Sabtu (28/9) mendatang. Di ajang ini ia menargetkan bisa meraih emas dan memecahkan rekor nasional atas namanya sendiri, yaitu 13,18 detik, yang dibuatnya di Taiwan Open 2012.

Setelah itu Dedeh akan menghadapi SEA Games di Myanmar pada Desember mendatang. Di SEA Games Dedeh telah mengoleksi dua medali emas dari nomor spesialisasinya, lari gawang 100 meter, yaitu di tahun 2007 dan 2009.

(mcy/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads