Bagi sebagian orang muaythai mungkin belum terlalu familiar. Ada target-target tertentu yang diemban tim pelatnas Indonesia supaya bisa ikut berkompetisi di SEA Games untuk cabang olahraga beladiri asal Thailand itu.
Diterangkan Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Muaythai Indonesia (PMI), Sudirman, atlet-atletnya nyaris tidak akan diberangkatkan ke SEA Games bulan Desember mendatang, karena dianggap tidak berpotensi menyumbangkan medali buat "Merah Putih".
Namun, setelah meyakinkan berbagai pihak, akhirnya pelatnas muaythai jadi dilakukan. Akhirnya diputuskan bahwa hanya atlet-atlet berprestasi yang bisa berangkat ke Myanmar. Tak sekadar itu, PB MI juga memasang target untuk atlet-atlet terpilih itu: minimal dua medali emas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bayangkan, dukungan saja kurang, seperti peralatan. Ya, tak usah diomongin lagi. Sudah pada tahu-lah," ucap Sudirman dalam perbincangan dengan detiksport beberapa waktu lalu.
Tapi apakah semangat atlet surut? Tidak, jawab Sudirman. Ia mengatakan, pihaknya kerap memberi pembinaan kepada atletnya.
"Mereka berlatih dari awal. Saya doktrin, kalian berlatih keras ini harus ada tujuan. Tujuanmu apa? SEA Games, berarti harus medali. Inilah PB, menghantarkan mereka dengan segala keterbatasan yang ada," terangnya.
Tinggal, lanjut dia, PB yang memutar otak, meski akhirnya harus pakai swadaya pribadi. Begitu juga soal pembayaran pelatih asing dari Thailand, Sakdithat Sakdharat.
"Ya kalau itu tak perlu disebut lah. Yang jelas, sekelas juara begitu, pasti lebih tinggi. Jadi mereka tidak bisa memandang sebelah mata kita, karena kita punya misi yang sama dengan cabang-cabang lain."
Selain materi ,bentuk dukungan lain yang diberikan PB kepada para atletnya adalah selalu mendampingi mereka saat latihan, sebagai bentuk dukungan moral, sekaligus memantau keseriusan anak-anak buahnya.
"Hampir setiap hari saya tongkrongin mereka. Pagi dan sore saya sempatkan datang. Karena saya tak ingin dibohongin. Saya mantan atlet. Saya tahu kalau ada yang pura-pura sakit, atau tidak punya target. Saya juga sering diskusi dengan anak-anak di hotel," jelasnya.
Ia berharap dengan fasilitas yang diberikan PB, para atlet bisa melakukan yang terbaik.
"Karena sulit mendapatkan kesempatan ini. Apalagi, melihat persaingan juga cukup keras. Kita bersyukur ada perhatian pemerintah meski belum maksimal, tapi diharapkan lebih maksimal lagi," harapnya.
(mcy/a2s)











































