"Uang saku 1.370 atlet, pelatih, manajer dan mekanik yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Satlak Program Indonesia Emas (PRIMA) untuk bulan Juli β Agustus 2013 sudah dicairkan kemarin siang," ujar Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Yuli Mumpuni Widarso, dalam rilis yang diterima detikSport.
Meski sudah mencairkan uang saku untuk Juli dan Agustus, atlet belum akan menerima uang saku bulan September sampai paling cepat dua pekan mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yuli menerangkan jika ada atlet, pelatih, manajer atau mekanik yang belum menerima uang saku, kemungkinan mereka belum menyerahkan rekening Bank BNI 46 ke Satlak PRIMA. Penyerahan rekening ini mutlak diperlukan karena semua pencairan uang saku melalui Bank BNI 46.
Uang saku atlet, pelatih, manajer dan mekanik yang tergabung dalam Pelatnas Satlak PRIMA merupakan dukungan dari pemerintah yang berasal dari APBN Kementerian Pemuda dan Olahraga, khususnya Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga. Uang saku tersebut diberikan pada akhir bulan.
Sesuai mekanisme sistem keuangan negara, setelah Daftar Isian Program dan Anggaran (DIPA) Kemenpora disetujui oleh Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, maka Kemenpora meminta kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).
"Setelah SP2D terbit maka Bank BNI 46 sebagai bank penyalur mencairkan dana ke masing-masing rekening atlet. Proses tersebut telah dilaksanakan dan selesai pada 2 Oktober 2013," tuntas Yuli.
(mcy/din)











































