Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membantah adanya penghentian total ujicoba pelatnas untuk persiapan SEA Games. Yang dilakukan saat ini adalah membatasi ujicoba.
Sebelumnya, Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) memutuskan menghentikan ujicoba pelatnas dan tak lagi menerima usulan ujicoba karena minimnya dana. Lewat ketuanya Surya Dharma, Satlak Prima menyatakan bahwa ujicoba bisa tetap dilaksanakan tapi dengan dana swadaya pribadi. Sementara sisa dana akan dialokasikan untuk logistik para atlet.
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Djoko Pekik Irianto, menyatakan bahwa memang ada kekurangan dana sehingga saat ini diberlakukan skala prioritas, lebih mendorong cabang dengan potensi emas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu dengan target kita 115-147 medali (emas), maka harus kita dorong 22 cabang itu. Sehingga berilah perhatian lebih kepada cabang-cabang yang prioritas untuk emas itu," tambahnya.
Namun, Djoko membantah kabar penghentian seluruh ujicoba pelatnas. Menurutnya, saat ini memang dilakukan pembatasan, namun bukan menghentikan seluruh ujicoba.
"Saya kira tidak semua, hanya membatasi. Terutama cabang-cabang yang masuk kategori dua dan tiga. Itu ya, karena keterbatasan yang ada. Makanya kita prioritaskan yang emas," lanjutnya.
"Tentu nanti dengan adanya support dari BUMN, sekarang harapan kita ada darah baru lah, yang bisa memberikan perhatian lebih untuk cabang prioritas juga. BUMN sekarang mulai memberikan bantuan-bantuannya," kata Djoko.
Masalah kekurangan dana ini pun menambah kendala kontingen Indonesia sebelumnya yakni peralatan latihan yang belum juga turun. Kendati dihadapkan dengan sejumlah problem, Djoko yakin Indonesia bisa tetap memenuhi target juara umum.
"Insya Allah, Insya Allah. Karena apa, atlet dan pelatih ini kan sudah punya fighting spirit yang bagus ya. Dengan adanya kendala-kendala, mereka masih membuat antisipasi-antisipasi sehingga harapan kita juara umum tercapai. Angkanya sekitar 115-147 (emas), (Satlak) Prima mengatakan sekitar 120-125. Itu harapan kita," tutup Djoko.
(raw/mfi)










































