Menpora Paparkan Alasan Lengkap Hentikan Prima Pratama

Menpora Paparkan Alasan Lengkap Hentikan Prima Pratama

Mercy Raya - Sport
Rabu, 23 Okt 2013 14:30 WIB
Jakarta - Keputusan Kementerian Pemuda dan Olahraga menghentikan program Pratama bukan cuma karena demi menyiasati dana untuk persiapan SEA Games saja. Setidaknya ada tiga alasan lain.

Seperti diketahui Menpora sudah dipastikan menghentikan program Pratama sampai akhir Desember nanti. Pratama akan diaktifkan lagi sampai anggaran bisa memungkinkan lagi untuk melakukan program atlet muda.

Roy sendiri membeberkan tiga alasan utama penghentian tersebut. Alasan pertama, terkait tumpang tindihnya program Pratama dengan PPLP yang ada di daerah-daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alasan kedua, terkait tidak adanya anggaran dana yang difungsikan untuk memonitoring pratama yang tersebar di 33 provinsi seluruh Indonesia.

"Dari satlak Prima sendiri merasa kewalahan kalau harus memonitoring di 33 provinsi dan anggaran untuk monitoring engga ada. Jadi kalau ada monitoring itu ke 33 propinsi besar lagi anggaraannya," terangnya.

Sementara alasan ketiga terkait singkatnya waktu perpindahan dari Prima Pratama ke Prima Utama. Artinya masih ada dua tahun lagi untuk kemudian pindah ke utama.

"Lebih baik 'kan diserahkan lagi ke PPLP di daerah, baru nanti pembukanya hanya satu saja di prima utama. Jadi ide ini sebenarnya sudah singkron dengan rencana awal tahun lalu. Ketika struktur dari Prima dirampingkan," katanya.

Berkaca dari hal itulah akhirnya Menpora sepakat untuk menyetujui usulan dari Satlak Prima untuk menghentikan Prima Pratama. Selain itu, menurut Roy, langkah ini juga cukup jitu untuk menghemat anggaran persiapan SEA Games 2013 di Myanmar bulan Desember nanti.

Roy kemudian mengomentari kiprah para atlet muda Indonesia di Asian Youth Games, di Nanjing, China, bulan Agustus lalu, yang mana di antaranya berbuah satu medali emas dari cabang olahraga renang. Ajang ini sejatinya bisa jadi indikator sukses-tidaknya Prima Pratama, dan menurut Roy kendatipun meraih emas hasilnya masih belum memuaskan.

"Saya tidak bilang lumayan, malah kurang sekali. Kita memberangkan berapa atlet di Youth Games itu? Banyak lho. Masa sih hasilnya begitu," tutur Roy.

"Emas di renang itu kan tidak dibayangkan, satu perak pun sebenarnya itu didapat dari bulutangkis. Tapi saya beryukur kita dapat emas, saya berterimakasih kepada perenang."

"Tapi untuk hasil saya pikir kurang. Saya sangat tidak puas dengan hasil itu. Memang harus dioptimalkan lagi," ungkapnya.



(mcy/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads