"Kita akan lihat efeknya kepada kota mengenalkan Jakarta. Bisa untuk semuanya, bisa untuk mengenalkan jakarta," kata Jokowi yang mengenakan kaus olahraga berwarna merah dan celana pendek berwarna hitam itu.
"Kelanjutannya untuk tahun depan akan kita lihat. Semoga ini jadi trigger, memacu agar bisa jadi sebuah hal yang rutin, nanti kita evaluasi," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jakarta Marathon ini sendiri baru pertama kali bergulir dan terbilang spesial, mengingat ajang lari jarak jauh yang sudah terselenggara pada tahun-tahun sebelumnya berjarak 10 kilometer dengan tajuk Jakarta 10k.
Nah, kali ini perlombaan dibagi ke dalam sejumlah kategori, yakni kategori anak anak alias marathoons, dewasa untuk jarak 5 kilometer, 10 kilometer, 21 kilometer, dan jarak maraton 42 kilometer.
Dengan adanya sejumlah kategori itu, para peserta pun dibagi ke dalam dua gelombang. Dilepas oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu, gelombang pertama untuk jarak 21 dan 42 kilometer start pada pukul 05.00 WIB. Gelombang kedua, untuk jarak yang lebih pendek, start 15 menit kemudian.
Ajang ini sendiri tidak diramaikan oleh pelari jarak jauh pelatnas dengan alasan waktu pelaksanaan yang terlalu mepet dengan SEA Games.
Namun, para pelari elit dari negara lain terlihat ambil bagian. Di antaranya, juara Los Angeles Marathon 2011 dari Ethiopia Geneti Markos dan juara Marrakesh Marathon 2013 dari Kenya Tum Stephen. Sedangkan di sektor putri diramaikan juara Toronto Marathon 2008 dan juara Hangszhou Marathon 2012 dari Ethiopia Seboka Mulu, dan juara Daegu Marathon dan Houston Marathon 2012 dari Ethiopia Begna Alemitu.
(fem/krs)











































