Niat pelunasan itu dilakukan setelah Ketua KOI, Rita Subowo, melakukan penandatangan nota kesepahaman terkait persiapan keberangkatangan kontingen SEA Games, dengan pihak Kemenpora, di kantor Kemenpora, Senin (11/11/2013).
Hal itu disampaikan bendahara KOI, Ahmad Solihin, ketika ditemui usai acara penandatanganan tersebut. Ia mengatakan, pada nota kesepahaman tersebut telah disepakati dana sebanyak Rp 49 miliar akan dipersiapkan untuk keberangkatan βpara kontingen Indonesia ke Myanmar, Desember mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada dua komponen, komponen pertama itu untuk pelunasan uang saku atlet selama dua bulan, sekitar Rp 8-9 miliar," kata Ahmad.
Sementara sisanya, untuk keperluan keberangkatan menuju Myanmar. Seperti, uang saku, penginapan, dan keperluan lain selama berada di sana.
Ahmad menjelaskan sebenarnya uang saku ini bukan merupakan urusan KOI. Namun pihaknya tidak ingin kejadian kurang menyenangkan seperti multi event yang lalu-lalu terjadi lagi.
"Ya jangan sampai multi even sudah berjalan, atletnya sudah dapat emas, tapi uang sakunya tak tahu dimana. Jadi kenyamanan dan hak atlet harus kita dahulukan," sambungnya.
Pencairan dana 49 miliar itu diperkirakan bakal langsung cair empat hari setelah penandatangan MOU tersebut.
"Sekitar empat hari-lah paling cepat dari penandatanganan MOU itu, karena semua sudah selesai, seperti kuitansi dan lainnya.".
"Ya akhir pekan, uang saku atlet dan pelatih yang dua bulan kemarin mudah-mudahan sudah bisa terbayar," demikian dia.
(mcy/mrp)











































