Sebulan Jelang SEA Games, Myanmar Disebut Sudah Siap 100%

Sebulan Jelang SEA Games, Myanmar Disebut Sudah Siap 100%

Mercy Raya - Sport
Selasa, 12 Nov 2013 18:59 WIB
Sebulan Jelang SEA Games, Myanmar Disebut Sudah Siap 100%
Jakarta -

Kurang dari sebulan lagi SEA Games XXVII akan dimulai. Persiapan Myanmar sebagai tuan rumah event olahraga terbesar di Asia Tenggara itu diklaim sudah mencapai 100%.

Demikian hal itu disampaikan Direktur Operasional Satlak Prima, Paulus Pesurnay, ketika ditemui di kantor Satlak Prima, Senayan, Selasa (12/11/2013). Paulus menjadi salah satu anggota rombongan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Satlak Prima, dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang melakukan kunjungan ke Myanmar, akhir pekan lalu.

"Kita kesana itu tadinya hanya ingin mendapat gambaran saja, apakah sudah siap? Ternyata mereka sudah siap semua. Bahkan, seluruh venue bisa dibilang sudah selesai semua, rumput di stadion untuk pembukaan saja sudah ditutup semua. Peralatan yang akan digunakan untuk pertandingan sudah dalam keadaan siap," cerita Paulus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pendek cerita kalau dipasang dua minggu lagi, Myanmar itu sudah siap. Karena sudah seratus persen," tambahnya.

Selain venue pertandingan, rombongan juga melakukan kunjungan ke tempat penginapan atlet, termasuk yang akan ditempati kontingen Indonesia. Paling tidak ada sekitar 440 sampai 500 unit yang dipersiapkan Myanmar untuk tempat menginap para atlet.

"Jadi itu seperti perkampungan atlet, ada 440 sampai 500 unit. Yang satu unitnya berisi dua lantai. satu lantainya berisi tiga kamar dengan dua kamar mandi. Jadi para atlet tidak kesulitan harus tunggu-tungguan lagi jika ingin ke kamar mandi," ungkapnya.

"Di sana (Myanmar) setiap kontingen ada dining hall sendiri. Jadi Indonesia punya ruang makan sendiri, Malaysia juga, begitu juga dengan negara lain. Hanya memang yang belum kita tahu itu, konten-jenis-jenis makanan- yang akan di sajikan di sana seperti apa. itu yang belum kami tahu," tambahnya lagi.

Hal lain yang sempat disoroti rombongan Indonesia di Myanmar adalah terkait transportasi, akomodasi, konsumsi, dan sportif. Namun Paulus menyebut kalau pihak tuan rumah sudah menggaransi keempat hal tersebut tak ada ada masalah.

"Kalau transport jangan sampai atlet-atlet jadi kesulitan, konsumsi jangan sampai ada makanan yang kurang, serta soal sportif jangan sampai atlet ada yang dikerjai. Ketuanya bilang, empat hal ini saya akan garansi. Sementara ini kita percaya sama mereka, karena siapa lagi yang harus kita percaya," ujarnya.

Rp 49 Miliar untuk Dana Keberangkatan Kontingen Indonesia

Dalam kesempatan terpisah, kontingen Indonesia terus menggenjot kesiapannya sampai waktu satu bulan kedepan. Termasuk soal rencana pemberangkatan dan pemulangan atlet.

"Kita sudah persiapkan untuk keberangkatan para atlet, seperti uang saku, kapan atlet akan berangkat, kapan akan pulang. Kita sudah pastikan berangkat itu tiga hari sebelum turnamen dimulai, dan pulang satu hari setelah pertandingan masing-masing cabang olahraga," papar bendahara KOI Ahmad Solihin, yang menyebut jumlah Rp 49 miliar sebagai dana yang disiapkan untuk keberangkatan kontingen.

"Tapi 'kan ada aklimitasi dulu. Karena seperti tinju misalnya datang dari Kuba. itu kita akan bicarakan lagi bagaimana baiknya. Seperti alat komunikasi, kartu provider-nya kan harus ganti, jangan sampai komunikasi kita di sana tersendat."

"Intinya, kami masih terus mempersiapkan pendukung-pendukung atlet, seperti transportasi, kenyamanan atlet, dan penampilan atlet. Itu yang harus diperhatikan," simpulnya.

(mcy/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads