Jelang SEA Games, PGSI Gelar Tiga Tes untuk Pegulat

Jelang SEA Games, PGSI Gelar Tiga Tes untuk Pegulat

Mercy Raya - Sport
Rabu, 13 Nov 2013 15:39 WIB
Jakarta -

Demi meningkatkan performa, para atlet gulat Indonesia melakukan latihan yang tidak biasa hari ini. Latihan tersebut mencakup tuga buah tes. Apa saja?

Ada yang berbeda pada latihan yang dilakukan atlet gulat pelatnas Indonesia, pagi tadi. Sejumlah atlet tak lagi beraktivitas seperti biasanya membanting tubuh lawan, atau bergulat dengan lawan di atas sebuah matras --tempat biasa mereka latihan di ruang latihan gulat, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan.

Tapi, mereka berlari di atas rumput lapangan SUGBK. Sekitar lima belas menit, Ridha Wahdaniyaty dkk., berpeluh di atas rumput yang biasa digunakan untuk timnas berlatih sepakbola tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rupanya, aktivitas itu dilakukan sebagai salah satu rangkaian tes yang sudah diprogram tim pelatih gulat dengan tujuan untuk melihat kemampuan masing-masing atlet.‎

"‎Ini sebagai rangka persiapan pertandingan. Karena jadwal pertandingan sudah semakin dekat, jadi dalam minggu ini kita fokuskan pada beberapa tes," kata pelatih kepala Bunyamin kepada detikSport, Rabu (13/11/2013).

Setidaknya ada tiga tes yang akan dijalani para pegulat nasional Indonesia tersebut. Antara lain, ‎tes daya tahan paru-paru, yang fungsinya untuk melihat VO2 Max atlet. "Tes itu baru kita lakukan tadi pagi."

Sementara, dua sisa tes lainnya baru akan dilakukan nanti sore, dan besok pagi. "Nanti sore itu tes keahlian dalam bergulat, lalu besok (Kamis, 14/11/2013) tes kekuatan yang berhubungan dengan beban."

Untuk hasil sementara tes tadi pagi, Bunyamin mengatakan, ‎daya tahan para atlet cukup bagus dan meningkat.

"Kalau melihat hasil tadi, dari waktu yang diberikan selama 15 menit, atlet itu ada yang lari sampai 7 putaran, ada juga yang lebih. Ya, kalau dirata-rata dilihat daya tahan mereka sepertinya meningkat."

"Saat ini VO2 Max atlet untuk putra sebelumnya memang masih 55, sementara putri 50. Harapan saya bisa capai 60. Walau sebenarnya VO2 Max tidak juga bisa kita jadi patokan atlet bisa jadi juara, karena ada faktor lain, karenanya masih ada tes-tes yang lain," ujarnya.

Tak hanya itu, rencananya selain melakoni tiga tes. Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PB PGSI) juga sedang menyiapkan jadwal untuk uji tanding dengan atlet gulat daerah dalam waktu dekat.

"Sparing-nya nanti dengan atlet-atlet dari daerah. Yang sudah fix dari Kalimantan Timur, kami akan nego lagi dengan Banjarmasin, dan daerah lain. Ini dalam rangka meningkatkan mental pertandingan kepada para atlet," katanya.

Kendati begitu, Bunyamin mengatakan, sebenarnya mentalnya sudah dalam kondisi siap bertanding. Hanya yang saat ini masih menjadi kendala adalah penurunan berat badan.

"Beberapa atlet masih bermasalah dengan berat badan, sekitar 3 kilogram. Tapi saya yakin, dua minggu sebelum pertandingan atlet sudah masuk berat badannya," katanya.

Para atlet gulat direncanakan akan bertolak ke Myanmar 5 Desember mendatang, dan akan melakoni pertandingan perdananya di SEA Games XXVII pada 9 Desember 2013.

(mcy/roz)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads