Karate Mantapkan Persiapan Demi Pertahankan Gelar Juara Umum

Karate Mantapkan Persiapan Demi Pertahankan Gelar Juara Umum

Mercy Raya - Sport
Minggu, 24 Nov 2013 16:38 WIB
Jakarta - Perhelatan SEA Games sudah semakin dekat dan hanya berjarak kurang dari 20 hari lagi. Para atlet cabang olahraga (cabor) karate terus mematangkan strategi dan taktik permainan demi mempertahankan gelar juara umum.

SEA Games akan resmi dibuka pada tanggal 11 Desember dan ditutup pada 22 Desember 2013. Sementara, khusus untuk perlombaaan cabang olahraga karate, akan dihelat pada tangga 13 Desember. Dari jadwal tersebut, para atlet karate masih memiliki waktu kurang lebih dua pekan lagi untuk mematangkan persiapan, baik taktik, strategi, maupun fisik.

‎Pelatih karate khusus nomor kumite Delfinus Rumahorbo mengatakan, persiapan timnya saat ini sudah masuk masa-masa kompetisi. Dimana ia bersama tim pelatih lain sedang menerapkan situasi pertandingan bagi para atletnya untuk mematangkan taktik dan strategi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah masuk minggu-minggu kompetisi, jadi fokusnya lebih ke apa yang ingin kita lakukan. Ibarat furnitur, mereka tinggal poles-poles sedikitlah. Misalnya, kalau di pertandingan itu 'kan biasanya ada yang ingin cepat menang, lalu bagaimana kita bisa mengontrol situasi itu. Kita lagi coba simulasikan itu semua dalam latihan. Ya kita harapan mereka bisa mengontrol itu semua," kata Delfinus kepada detiksport, Minggu (24/11).

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahwa sejak pemusatan latihan dimulai dengan program yang sudah diatur Penguru Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB- Forki), timnya memiliki peningkatan terus.

Sejumlah ujicoba juga sudah dilakoni dengan perolehan prestasi yang cukup baik. Seperti 2nd SEAKF Karate Championship 2013 di Pampaga, Filipina, 17-21 April 2013, Karate WKF Premier League 2013 di Jakarta, Juni, Finnish Open 2013 di Finlandia, 31 Agustus hingga 1 September, Islamic Solidarity Games 22 September hingga 1 Oktober 2013, dan pertandingan uji coba lainnya.

"Progress-nya tentu meningkat. Apalagi disini untuk kategori kumite putri (nomor tanding perkelahian) , rata-rata diisi wajah baru (junior), hanya satu yang muka lama. Saya harap yang baru ini bisa jadi motivasi lebih," terangnya.

Kendati demikian, ia tak memungkiri, negara lawan pasti sudah mempersiapkan semua jauh-jauh hari. Namun, ia meyakini hal itu tak akan menyurutkan semangat timnya.

"Ya walau tuan rumah (Myanmar) belakangan prestasinya tidak cukup bagus, tapi pasti persiapan mereka lebih baik dari dua tahun lalu. Apalagi saya dengar mereka pakai pelatih dari Iran yang notabene pernah melatih Malaysia juga. Kita selalu sampaikan agar atlet terus berjuang.""

Karate akan mengirimkan 28 atlet terbaiknya ke Myanmar. Harapannya, karate bisa mencapai prestasi di cabor tersebut dua tahun lalu, yakni juara umum. Saat itu Indonesia meraih medali terbanyak sebanyak 16, dengan rincian 10 emas, dua perak, dan empat perunggu.

"Kita masih ada waktu untuk mematangkan semua, di Myanmar juga kita masih ada waktu dua hari untuk adaptasi cuaca di sana. Diharapkan dengan persiapan itu bisa membuat anak-anak menjadi lebih baik."

(mcy/mrp)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads