Tim nasional balap sepeda dijadwalkan berangkat ke SEA Games XXVII tiga hari lagi. Namun, kondisi salah satu pebalap andalan, Risa Suseanty, justru belum maksimal.
Risa yang menjadi salah satu tumpuan penyumbang medali emas di nomor sepeda gunung (MTB) downhill belum siap benar naik pesawat. Perempuan berjuluk ratu downhill Asia Tenggara itu masih trauma saat pesawat yang ditumpanginya jatuh ke laut di Denpasar, Bali (13/4/2013).
Sejak peristiwa itu, Risa memang belum sekalipun menjajal naik pesawat untuk bepergian. Dia lebih senang menggunakan moda darat, kereta atau mobil. Penerbangan Jakarta-Nay Pyi Taw akan menjadi ujian pertama istri Steven Wong itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya bingung karena belum ada kepastian dokter pendamping. Saya takut nanti di atas panik sendiri," lanjut peraih emas pada lima SEA Games berbeda itu.
Pemulihan trauma Risa memang berjalan kurang maksimal. Risa hanya mendapatkan pendampingan psikolog beberapa pekan usai kecelakaan. Setelah itu, program itu tak berlanjut.
Sementara itu, pelatih MTB Oki Raspati berharap Risa bisa menyiasati trauma itu saat terbang ke Myanmar. Maklum, Risa masih menjadi pebalap terbaik tanah air. Catatan waktu yang dimiliki Fitriyanti Riyanti sebagai pebalap putri downhill ranking kedua nasional belum bisa menyamai torehan waktu milik Risa.
"Kondisi terakhir Risa sudah baik. Semoga dia terbantu dengan teman-temannya saat penerbangan nanti," kata Oki.
Oki memang berharap Risa bisa turut serta sebab MTB, cross country dan downhill, dipatok bisa menyumbangkan minimal tiga medali emas dari lima nomor yang dilombakan. Selain downhill putri, downhill putra dan nomor downhill estafet diharapkan menjadi lumbung emas di Myanmar nanti.
(/)










































