Lawan yang akan dihadapi oleh Daud Yordan kali ini, Sipho Taliwe, memiliki gaya yang berbeda dibandingkan lawan sebelumnya. Daud merasa cocok dengan gaya fighter yang ditampilkan oleh Taliwe.
Daud terakhir kali bertanding pada bulan Juli lalu. Saat itu, dia menang angka atas petinju Argentina Daniel Brizuela yang bergaya boxer. Kemenangan tersebut menjadikannya pemegang sabuk juara dunia kelas ringan IBO.
Taliwe punya gaya yang berbeda dibandingkan Brizuela. Petinju Afrika Selatan ini bergaya fighter dan berani bertarung dalam jarak dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau Brizuela kan gaya bertandingnya tipikal boxer, pukul lari pukul lari. Kalau yang sekarang cenderung ke fighter. Hampir sama dengan apa yang saya miliki. Jadi, saya merasa enak dengan gaya yang ini," ujar Daud saat ditemui sejumlah media dari Indonesia, termasuk detikSport, di Harry's Gym, Perth, Selasa (3/12).
Sebelum bertarung melawan Taliwe, Daud telah berlatih selama sekitar satu bulan di Perth. Di sini, dia dilatih oleh kakaknya, Damianus Yordan, dan juga Craig Christian, serta dibantu sejumlah petinju yang menjadi sparring partner-nya.
Persiapan Daud untuk menghadapi Taliwe memang berbeda dibandingkan duel-duel sebelumnya. Dia ingin mempersiapkan diri sebaik mungkin karena Taliwe mungkin saja lebih berat daripada Brizuela.
"Kita bekerja di tinju, jadi segala daya upaya harus dilakukan. Untuk terus meningkatkan kemampuan, kita harus mempunyai persiapan yang lebih baik lagi. Ini upaya yang dilakukan, lebih dari sebelum-sebelumnya," tutur Daud.
(mfi/roz)










































