Triyaningsih Diharapkan Sumbang 2 Emas

Triyaningsih Diharapkan Sumbang 2 Emas

- Sport
Rabu, 04 Des 2013 17:35 WIB
Triyaningsih Diharapkan Sumbang 2 Emas
Jakarta - Pelari jarak jauh putri Indonesia, Triyaningsih, tetap diandalkan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) untuk mendulang emas. Ia diharapkan bisa menyabet dua emas di Myanmar.

"Soal peluang emas dari Triyaningsih kita harus optimistis. Kalau di sini (Indonesia) saja sudah pesimistis, bagaima di san. Yang penting doakan saja, agar bisa sumbang emas," kata wakil Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PASI SEA Games, Paulus Lay kepada detiksport, Rabu (4/12/2013).

Paulus mengatakan, atletik menargetkan enam medali emas di Myanmar dari 26 nomor yang dipertandingkan. Dua diantaranya adalah di nomor lari 5.000 dan 10 ribu meter, nomor spesialis Triyaningsih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peluang beberapa emas lain antara lain dari pelari gawang 110 meter Dedeh Erawati, serta atlet lompat jauh dan lempar lembing putri, Marai Natalia Londa.

"Persiapannya saat ini sudah bagus. Tinggal mematangkan yang sudah ada saja. Nurul Imaniar (pelari 100 meter) tak jadi ke SEA Games karena cedera dan harus operasi. Ia fix digantikan oleh Niafatul Aini di pertandingan nanti," jelas Paulus.

Sementara itu Triyaningsih, berharap bisa memanfaatkan waktu yang ada dengan mematangkan kondisi fisiknya dan kecepatan waktu larinya.

"Sejauh ini saya masih tetap latihan menyesuaikan program yang sudah diberikan pelatih," katanya saat dihubungi terpisah.

Mengenai dua peluang emas diharapkan datang dari nomor yang dipertandingkannya. Triyaningsih tak ingin terlalu sesumbar. "Peluang tetap ada. Semoga Allah merestui dan saya bisa mempertahankan emas yang saya dapatkan dua tahun lalu di Palembang."

Triyaningsih terhitung sudah lima kali mengikuti ajang multievent dua tahunan tersebut, terhitung sejak tahun 2003 di Vietnam, untuk nomor 5.000 meter. Meski hanya berhasil finis di urutan keempat, namun kala itu ia berhasil memecahkan rekor nasional junior dengan waktu 16 menit 21 detik.

Di tahun 2005, putri pasangan Iyas Saderi dan Ngatiyateni itu harus dicoret dari tim SEA Games karena alasan kedisiplinan. Dua tahun berselang, Triyaningsih kembali memperkuat tim SEA Games untuk nomor 5.000 meter dan 10.000 meter. Dia memecahkan rekor nomor 5.000 meter dengan waktu 15 menit 54,32 detik.

Pada SEA Games 2009 Triyaningsih turun lagi pada dua nomor yang sama.Β Terakhir dua tahun lalu ia tercatat finish di 34 menit 52,74 detik untuk nomor 10. 000 meter, dan 16 menit 7,87 detik di 5.000 meter.

(mcy/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads