Duel melawan Vetyeka di Metro City, Perth, Australia, Jumat (6/12/2013) mendatang, adalah duel ke-52 dalam karier Chris. Itu juga merupakan pertarungan ke-19 sejak Chris menjadi juara dunia pada bulan September 2003 lalu.
Vetyeka saat ini merupakan pemegang sabuk juara dunia kelas bulu IBO dan menempati peringkat ke-14 dalam daftar penantang kelas bulu WBA. Petinju Afrika Selatan ini mengalahkan petinju Indonesia Daud Yordan pada pertarungan di Jakarta, bulan April silam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan jangkauan tidak berbeda jauh, berarti tidak masalah kalau saya bertanding dalam jarak panjang atau dekat. Tapi, saya sudah punya strategi yang saya siapkan untuk pertandingan nanti," kata Chris, yang hari ini muncul dalam balutan jaket hitam.
Chris, 34 tahun, lebih tua dua tahun dibandingkan Vetyeka. Dia menyebut perbedaan usia ini bukanlah masalah besar.
"Saya kira dengan perbedaan dua tahun tidak terlalu membedakan. Saya sudah membuktikan bahwa latihan kita cukup baik sehingga saya yakin bisa bertanding secara maksimal," tuturnya.
Soal menang KO atau tidak, Chris tak bisa menjanjikannya. Tapi, petinju kelahiran Banjarnegara itu merasa punya peluang untuk melakukannya.
"Di tiap ronde kemungkinan itu ada dan mungkin di ronde-ronde akhir karena kondisi petinju sudah kelelahan dan mungkin ada peluang terbuka yang bisa saya manfaatkan," katanya.
(mfi/din)











































