Saat berlomba di Ngalike Dam, Nay Pyi Taw, Jumat (20/12/2013), tim yang berisi 20 atlet putra dan putri ini berhasil sampai di garis finish lebih dulu dengan mencatatkan waktu tercepat 1 menit 50,952 detik.
Mereka mengungguli tim Thailand yang menempati posisi kedua dengan membukukan waktu 1 menit 52,089 detik. Disusul tuan rumah, Myanmar, yang duduk pada posisi ketiga dengan catatan waktu 1 menit 52,632 detik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tak hanya itu kita juga coba mengimbangi lawan, setelah baru pada sisa balapan yang tersisa 300 meter baru kami genjot dengan sekuat tenaga. Dan akhirnya kita berhasil," tambahnya.
Torehan prestasi dari nomor 500 meter campuran itu tak diikuti nomor lainnya. Di nomor 500 meter dengan lima pedayung putri, Indonesia menyabet medali perak. Sementara dua perunggu disumbangkan oleh 10 pedayung jarak 500 meter putra dan nomor lima pedayung jarak 500 meter putra.
Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Ahmad Sutjipto mengungkapkan perasaan bangganya terhadap keberhasilan para atletnya.
"Ini merupakan peningkatan dari tim Perahu naga," katanya. β
"Ya tentu kami berharap supaya torehan emas ini bisa diperoleh lagi untuk tim dayung lain, yang akan bertanding di hari terakhir besok," harapnya.
(mcy/cas)











































