Seri pertama Proliga tahun ini dihelat di GOR Remaja Pekanbaru, Riau, 10-12 Januari. Dari sana kompetisi dilanjutkan berturut-turut di Solo, Jakarta, Malang, Banyuwangi, Gresik, Bandung, dan Yogyakarta.
Direktur Proβliga, Hanny S. Surkatty mengatakan kompetisiProliga tahun ini akan berbeda dari sebelumnya. Selain jumlah kuota asing yang berkurang, pelaksanaannya juga lebih awal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau pemain asing, saya ingin kita memanfaatkan lebih banyak pemain lokal. Ini sebagai salah satu pengembangan kita untuk pemain lokal. Makanya dibatasi," tambahnya.
Hanny mengaku optimistis ajang ini akan berlangsung seru. Hal ini terlihat dari pemburuan pemain, terutama terkait pemain asing.
"Setiap tim maunya pemain yang bagus diambil. Karena semua tim ingin juara kompetisi dan merebut hadiah sebesar Rp 1 miliar."
Tak hanya itu, jadwal yang singkat membuat tiap-tiap tim harus memiliki strategi khusus.
Palembang Bank Sumsel Babel misalnya. Samiluddin selaku manajer tim juara bertahan tersebut mengatakan, saat ini timnya sudah melakoni training camp selama satu bulan penuh, di Padepokan Sentul, Bogor.
"ββSebagai juara 2013 tentu kami mempersiapkan tim dengan baik, kami juga melakukan pergantian pelatih, tapi itu tidak terlalu berpengaruh kepada tim. Kami menjaga sekali sikap solid," jelas dia.
"Kami juga sudah melakukan simulasi pertandingan sesuai dengan formasi pemain yang sudah kami tentukan. Begitu juga dengan cadangannya sudah kamu simulasikan," tambahnya.
Senada dengan Samiluddin, Manager Jakarta Pertamina Energi, Sofyan Yusuf mengatakan, saat ini tim sudah terisi 13 pemain termasuk di dalamnya dua pemain asing asal Amerika dan Kanada.
"Pemain asing ini trek rekornya mantan pemain timnas masing-masing negara. Kami juga sudah latihan jauh hari, mudah-mudahan dengan ini tim bisa semakin solid, dan kami bisa capai target masuk final dan juara," ucapnya.
(mcy/a2s)











































