Indonesia cuma menempati posisi keempat di SEA Games 2013, di bawah Thailand, Myanmar, dan Vietnam. Untuk Asian Games 2014, Kementerian Pemuda dan Olahraga mematok target masuk sepuluh besar.
"Kalau di SEA Games saja kita juara empat, saya tidak yakin di Asian Games kita bisa masuk 10 besar. Mungkin di atas 15, tapi 10 besar saya nggak yakin," ujar Ketua KONI Pusat, Tono Suratman, ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (10/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengacu pada hasil di SEA Games, rasa pesimistis Tono juga disebabkan dukungan pemerintah yang dianggapnya kurang optimal.
"Sekarang pertanyaan saya, program saya didukung nggak sama pemerintah? Lho sekarang kalau bicara pelatih, apakah yakin pelatih yang ada bisa mempersiapkan ke Asian Games? Berarti harus ada pembinaan dan kaderisasi pelatih," tuturnya.
"PB/PP Cabang olahraga juga lemah karena tidak semua ketua umumnya memiliki anggaran sendiri. Padahal di negara-negara besar, yang namanya PB cabang olahraga yang diprioritaskan, biasanya didukung pemerintah. Karena atlet dan pelatih ini adalah manusia yang mengangkat harkat martabat bangsa," kata Tono.
"Malah sekarang pelatnas itu harusnya dilakukan 7 sampai 10 kali. Tapi ini dua kali. Selain itu lihat juga prasarananya. Kita lihat stadion kita, negara lain prasarananya sudah indoor, kita sarana indoor untuk olimpik saja tidak ada. Bisa dikatakan kebijakan dari pemerintah tidak optimal," bebernya.
"Saya mencoba realistis. Mungkin kalau sarana dan prasarananya didukung, bisa. Tapi sekelas ASEAN saja, kita tidak bisa," tambah dia.
(mcy/mfi)










































