Kontingen Wushu Berharap Dikirim ke Asian Games

Kontingen Wushu Berharap Dikirim ke Asian Games

- Sport
Minggu, 12 Jan 2014 02:25 WIB
Kontingen Wushu Berharap Dikirim ke Asian Games
detikSport/Mercy Raya
Jakarta - Kontingen wushu Indonesia menorehkan prestasi bagus di ajang SEA Games di Myanmar bulan Desember tahun lalu. Mereka pun lantas berharap bakal dikirim ke ajang Asian Games 2014.

Sebanyak 13 medali disumbangkan oleh kontingen wushu di ajang SEA Games XXVII. Rinciannya, empat medali emas, tiga perak dan enam perunggu. Prestasi itu mampu memenuhi target yang dibebankan pada mereka.

Menatap ajang Asian Games di Incheon, Korea Selatan, tahun ini, Satlak Prima (Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas) -yang mengurusi persiapan pemusatan latihan atlet Asian Games 2014- memang belum menentukan cabang olahraga mana saja yang bakal dikirimkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Atlet wushu Ivana Ardelia Irmanto, salah satu penyumbang medali perak di ajang SEA Games, berharap masih diberi kepercayaan untuk mewakili Indonesia di level Asia.

"Tentu berharap sekali bisa diturunkan, apalagi sebelumnya 'kan hanya bisa sumbang medali perak. Ingin bisa perbaiki hasil kemarin," kata Ivana saat dihubungi detikSport, Sabtu (11/1/2014).

Kendati belum pasti dikirim ke Korsel, Ivana tetap terus menjalani persiapan bersama para atlet lainnya.

"Latihannya lebih ke persiapan umum saja, karena latihan khususnya 'kan belum tahu kapan. Kita juga belum tahu diberangkatkan atau tidak ke sana (Asian Games)," tutur Ivana.

"Tapi kalau diturunkan sebenarnya tekadnya bagaimana bisa bermain bagus saja di sana. Kayak dari segi lompatan dan jurusnya. Karena saya lihat lawan-lawan lompatannya pada bagus."

"Sama soal mental. Soalnya waktu di SEA Games, kemarin saya lemah di mental. Kemarin saya groginya kebangetan, mungkin karena melihat lawannya juga, dan target yang dipatok harus dapat emas, tapi sayanya engga menargetkan. Makanya beban," aku peraih medali perak SEA Games 2013 Myanmar ini.

Ivana yang melihat persaingan di Asian Games bakal lebih berat, lantas juga meminta agar pemerintah bisa menyiapkan semua yang dubuthkan lebih awal. Apalagi dengan target masuk 10 besar.

"Dengan waktu yang tersisa (kurang dari 9 bulan) ya mau engga mau harus cukup. Tapi kan harus ada solusi, misalnya kayak pelatnas harusnya sudah mulai. Fasilitasnya juga ditambah, soalnya Asian Games kan lebih berat dari SEA Games," ungkap atlet asal klub Hasanah Sinduadi, Yogyakarta.

"Selain itu, soal seperti keterlambatan peralatan, senjata, jumlah try out, diperbanyak. Prima juga harusnya lebih memperhatikan kebutuhan atletnya. Dengan begitu mungkin bisa," tambahnya.


(mcy/cas)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads