Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Marinir Open IV telah tuntas dihelat di GOR Delta Sidoarjo. Kontingen Inkai Jawa Timur kembali tampil sebagai juara umum pada ajang yang berlangsung pada 10-12 Januari tersebut.
Kontingen Inkai Jawa Timur berhasil mempertahankan gelar juara umum usai mengumpulkan total 28 medali emas, 15 perak, dan 26 perunggu. Posisi kedua ditempati kontingen Pasmar 1 Surabaya dengan 10 medali emas, 10 perak, dan 15 perunggu, sedangkan posisi ketiga ditempati kontingen Paspampres Jakarta yang meraih 6 medali emas, 7 perak, dan 3 perunggu.
"Saya sangat bangga sekali melihat prestasi yang diraih para atlet kali ini yang telah mempertahankan gelar, juga masih meraih sebagai juara umum," kata Manager Inkai Jawa Timur Dicky Budi Setiawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan mengumpulkan 28 medali emas. Maka ada peningkatan yang diporeleh para atlet. Semoga dua tahun kedepan lebih ditingkatkan dengan mengumpulkan yang lebih banyak," tegasnya.
Sementara untuk pertandingan Kejurnas Karate Kategori TNI dan POLRI, Pasmar 1A Surabaya berjaya, disusul kemudian kontingen 501 Linud Kostrad Madiun, diikuti Brigif 3 Marinir Lampung dan Pasmar II Budo Seishin Jakarta.
Sedangkan perguruan Lemkari Sidoarjo yang menjadi tuan rumah gelaran ini mengumpulkan 2 medali emas, 5 perak, dan 3 perunggu. "Meski tidak menjadi juara umum dalam kontingen Kejurnas Karate Marinir Open IV tapi saya bangga karena yang diturunkan dari Lemkari untuk kejurnas itu mayoritas merupakan atlet baru untuk melatih mencari pengalaman dalam bertanding dan mencari bibit baru atlet karate," ucap Mary Simangasing selaku Pembina Lemkari Sidoarjo.
Penyelenggaraan Kejurnas Karate Marinir Open merupakan agenda Forki yang dilaksanakan tiap dua tahun sekali. Ajang ini sekaligus menjadi implementasi dari Undang-undang RI No.3 tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, selain juga merupakan wujud peran serta Korps Marinir dalam membangun olahraga nasional khususnya cabang Karate.
(krs/mrp)










































