Cabang karate menjadi salah satu yang diproyeksikan berangkat ke Asian Games, di Korea Selatan, 18 September-4 Oktober mendatang. Namun hingga kini belum ada keputusan resmi apakah cabang tersebut benar-benar akan dikirim.
Untuk mengetahui apakah karate akan dikirim, akan lebih dulu ada pertemuan antara PB FORKI dengan Satlak Prima untuk mengumpulkan data dan menentukan nomor yang dianggap potensial mempersembahkan emas. Dari situlah akan dibuat SK yang menetapkan dikirim atau tidaknya sebuah cabang olahraga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami belum bisa bicara banyak, karena SK juga belum turun. Kami juga belum ada pertemuan dengan Satlak Prima. Tapi kalau ternyata kami diberangkatkan, kami siap," kata pelatih karate kategori kata (jurus) Omita Olga Ompi, saat dihubungi detiksport, Senin (13/1/2014).
Terkait atlet-atlet yang punya peluang diberangkatkan, disebutnya semua punya kans yang sama. Mulai dari mereka yang tampil di Asian Games dan berhasil mempersembahkan medali sempat tahun lalu sampai atlet-atlet yang pulang dengan medali dari SEA Games Myanmar.
Di Asian Games 2010, tim karate Indonesia pulang dengan membawa satu medali perak dan dua perunggu. Umar Syarief pada kelas +84 kilogram berhasil mempersembahkan perak, sementara Faizal Zainuddin (mens individual kata) dan Donny Dharmawan (-60 kilogram) memboyong perunggu.
"Kemungkinan mereka bakal diberangkatkan bisa saja. Seperti Faizal dan Umar bisa saja, ya 50:50. Soalnya Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Hendardji Soepandji) baru akan membicarakan itu nanti, guna menentukan semua," ucapnya.
"Tentu kami ingin dapat yang lebih baik lagi. Cuma kalau apa yang terjadi di lapangan, kita juga tidak bisa berbuat apa. Karena atlet pasti sudah buat yang terbaik. Intinya, hasil evaluasi kemarin adalah harus lebih banyak latihan lagi, dan meningkatkan fisik atlet juga," tuntasnya.
(mcy/din)











































