Berbekal Emas SEA Games, Dedeh Ingin Perbaiki Hasil di Asian Games

Berbekal Emas SEA Games, Dedeh Ingin Perbaiki Hasil di Asian Games

Mercy Raya - Sport
Senin, 13 Jan 2014 18:37 WIB
Jakarta - Dedeh Erawati merebut medali emas nomor lari gawang 100 meter putri pada SEA Games lalu. Berbekal hasil tersebut dia ingin memperbaiki catatan waktu di Asian Games, dan jika memungkinkan pulang membawa medali.

Empat tahun lalu, medali emas lari gawang nomor 100 meter putri direbut oleh atlet Korea Selatan Lee Yeon Kyung dengan catatan waktu 13,2 detik. Sementara perak diraih oleh Natalya Ivoniskaya asal Khazakstan (13,24 detik), dan perunggu diperoleh tuan rumah Cina, Sun Yawai (13,27 detik). Sementara catatan waktu Dedeh jauh dari mereka yakni 13,42 detik.

Kini, setelah empat tahun berlalu, Dedeh mengaku siap jika diberi kepercayaan dari PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) untuk turun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ya motivasi itu ada, setiap even selalu berusaha untuk lebih baik. Pokoknya aku sendiri sama pelatih aku selalu evaluasi untuk perbaiki semuanya," kata Dedeh Erawati kepada detiksport, Senin (13/1/2014).

Pada SEA Games yang baru lalu, ibu satu anak itu berhasil merebut kembali reputasinya setelah finish terdepan pada nomor lari gawang 100 meter putri. Dia mengungguli pelari asal Thailand, dan membukukan catatan waktunya 13,53 detik.

Catatan waktu Dedeh di SEA Games memang lebih lambat dibanding yang dia torehkan di Asian Games 2010. Dedeh tak menyangkalnya, tapi dia yakin performanya akan membaik karena secara teknik dia mengaku mendapat banyak kemajuan..

"Naik turun catatan waktu Asian Games dengan SEA Games kemarin, itu wajar. Karena memang kalau mulai perbaikan tehnik itu agak sulit, karenanya pasti ada penurunan atau naik catatan waktunya. Di samping kemarin juga peak-nya kita kan di SEA Games. Nah sekarang akan ada Asian Games lagi, mulai lagi dengan persiapan umum, evaluasi, perbaiki larinya, persiapan khusus," terangnya.
 
Dedeh juga menyadari kalau persaingan di Asian Games bakal jauh lebih berat. Dia akan berhadapan dengan atlet-atlet kuat yang datang dari China, Jepang dan Korea.

"Pastinya lebih berat, karena ada Jepang, China, dan Korea. Jadi itulah kenapa aku sudah mulai latihan lagi, melakukan persiapan umum dari sejak dua minggu lalu, kurangnya di mana, apa yang perlu diperbaiki lagi, fisiknya ditingkatkan lagi larinya benar-benar disempurnakan lagi."

"Karena itu juga yang menjadi evaluasi saya dan pelatih. Lagi pula kita juga belum tahu apakah Lee (atlet Korea Selatan) itu bakal turun lagi apa enggak. Karena Asian Games ada limit catatan waktunya untuk bisa berangkat ke sana," akunya.

Tak hanya latihan yang dilakukan lebih awal, Dedeh juga sudah mempersiapkan diri menghadapi beberapa seri grand prix yang akan digelar di Hong Kong, Makau dan kembali ke Hong Kong. Rencananya, kejuaraan itu bakal dijadikannya try out sebelum menuju Asian Games.

"Belum tahu apakah berangkat ke sana atau tidak. Tapi itu bisa dijadikan try out saya untuk memperbaiki catatan waktu saya, dan bahan evaluasi juga," tutupnya.

(mcy/din)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads