Pelatnas atlet menuju SEA Games tahun lalu mengalami banyak kendala. Salah satunya adalah keputusan Satlak Prima menghentikan program uji coba di tengah masa persiapan, di mana hal itu terjadi karena minimnya dana yang ada.
Padahal, sebelumnya para atlet pelatnas sudah dijanjikan jatah berujicoba lima kali: 3 kali di luar negeri, 2 kali di dalam negeri. Namun pemerintah memangkasnya menjadi dua kali saja dengan alasan berhemat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk program kita akan koordinasikan kepada masing-masing PP/PB cabang olahraga. Kita inginnya melakukan uji coba sebanyak mungkin," kata Suwarno ketika ditemui di kantor KONI Pusat, Selasa (4/2/2014).
"Tidak hanya try out, kita berharap semua persiapan lebih dari SEA games yang lalu, atau multi even sebelumnya. Pokoknya semuanya, perencanaannya bagus, fasilitasnnya lebih bagus, kontingennya juga yang terbaik," lanjut dia.
Meski menjanjikan pelatnas yang lebih baik dengan ujicoba yang lebih banyak, Suwarno juga meminta pengurus cabang olahraga berinovasi mencari dana jika nantinya kekurangan dana terjadi lagi.
"Kalaupun ada kekurangan dana, sebaiknya PP/PB cabor lebih inovatif untuk mencarinya," tutupnya.
(mcy/din)










































