Salah satunya terjadi pada cabang renang. Menurut Ketua Pembinaan dan Prestasi PB PRSI, Heru Purwanto, pihaknya sampai saat ini belum melakukan pelatnas karena masih menunggu SK pelatnas atlet Asian Games 2014.
"SK masih kita tunggu sampai sekarang. Jadi kita belum bisa melakukan pemusatan latihan hingga saat ini. Soalnya kalau belum ada SK tapi kita jalan, nanti salah" kata Heru ketika dihubungi detiksport, Rabu (5/2/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka (atlet yang sudah disetorkan namanya) tetap kita persiapkan. Tapi memang latihannya saat ini masih di klub masing-masing. Supaya ketika nanti dipanggil pelatnas, mereka sudah siap semua."
Hal senada juga dikatakan pelatih cabang panahan, Daniel Lumalesil, yang sampai saat ini masih menunggu surat dari Prima.
"Kita belum bisa melakukan pelatnas, karena kita masih menunggu SK dari Prima, dikeluarkan," kata Daniel ketika dihubungi terpisah.
Ia pun khawatir, dengan molornya jadwal pelatnas dari yang seharusnya membuat waktu persiapan atlet semakin sedikit.
"Ya kalau semakin lama mundurnya, waktu kita untuk latihan juga semakin sedikit. Berarti kita 'kan harus berusaha untuk memaksimalkan waktu yang ada. Mungkin salah satunya dengan perbanyak uji coba," katanya.
Sebelumnya, Ketua Satlak Prima, Suwarno sempat menyarankan para cabor untuk segera mulai pelatnas, terhitung 1 Februari kemarin. Tidak perlu sampai menunggu SK, baru pelatnas dimulai.
"Ya, tidak bisa seperti itu. Kalau engga ada SK tidak ada yang bertanggung jawab nanti. Karena tidak semua cabor punya dana untuk melakukan TC," ungkapnya.
"Kita berharap secepatnya-lah diterbitkan SK, sehingga bisa mulai pelatnasnya, apalagi melihat situasi seperti sekarang," tutup Daniel.
(mcy/a2s)











































