Gulat Mulai Genjot Fisik Atlet Asian Games

Gulat Mulai Genjot Fisik Atlet Asian Games

- Sport
Selasa, 11 Feb 2014 14:07 WIB
Jakarta - Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) mulai melakukan persiapan umum sebagai latihan awal menjelang Asian Games 2014. Menggenjot fisik menjadi opsi utama saat ini.

Demikian hal itu disampaikan pelatih gulat, Bunyamin. Ia mengatakan, program latihan di daerah-daerah berjalan, utamanya dalam hal peningkatan fisik para atlet.

"Program latihan kita jalan terus, kami tetap jaga kondisi fisik atlet sembari menunggu SK dan panggilan pelatnas pusat," katanya ketika dihubungi detikSport, Selasa (11/2/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Bunyamin, persiapan fisik ini dilakukan karena rencananya akan ada tes lanjutan oleh Satlak Prima terkait rencana Dewan Pelaksana Program Indonesia Emas (Prima) menerbitkan Surat Keputusan (SK) tim inti pelatnas Asian Games 2014 pada 1 April mendatang. Sebelum SK itu dikeluarkan akan ada tes fisik lapangan, psikotes, dan tes lainnya bagi para atlet terpilih. Tak hanya itu, SK tersebut juga akan menjadi acuan memasukkan data entry by number dan entry by name Asian Games 2014 pada bulan Agustus mendatang.

"Makanya penting untuk menjaga kondisi fisik anak-anak, sebelum masuk ke latihan tehnik," cetusnya.

β€ŽPGSI β€Žsendiri mempersiapkan dua atlet menuju Asian Games 2014, yakni Kusno Hadi Saputra (nomor greco roman -74 kg) dan Fahrjansyah (nomor gaya bebas kelas -84 kg). Keduanya diyakini PGSI berpotensi menyumbang medali di Incheon, Korea Selatan, bukan cuma menilik prestasinya pada SEA Games 2013 tetapi juga karena di level Asia mereka juga dinilai baik.

Rencananya setelah menggenjot fisik, juga setelah SK per 1 April terbit, PGSI akan melanjutkan program latihan dengan melaksanakan uji coba. β€Ž"Kami masih menggodoknya. Nanti dalam waktu tiga bulan, kita lihat negara mana yang bisa kasih gambaran di Incheon. Biasanya seperti Kazhastan, Iran, Korea juga bagus. Tapi untuk saat ini atlet fokus ke fisik dulu," sebut manajer tim gulat Murtadho ketika dihubungi terpisah.

Begitu juga soal target, PGSI mencoba untuk lebih realistis. "Satu emas, Insya Allah. Tapi kalau tidak kami berusaha untuk mendekati itu. Sebisa mungkin raih medali," jelasnya.

(mcy/krs)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads