Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) telah menentukan 22 cabang olahraga yang akan dipelatnaskan dalam rangka persiapan menuju Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, September-Oktober mendatang. Salah satu cabang olahraga tersebut adalah tinju.
Sayang hingga penentuan cabang tersebut, Satlak Prima hingga saat ini belum juga mengirimkan Surat Keputusan (SK) secara resmi kepada PP Pertina, terkait kuota atlet yang lolos seleksi SK per 1 Februari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami belum bisa berbicara soal Asian Games. Kami sudah berikan empat nama atlet. Mereka Kwangu Langu (49 kilogram putra), Kristianus Nong Sedo (81 kilogram putra), Baetrix Suguro (48 kilogram putri, dan Esther Kalayukin (54 kilogram putri). Di SEA Games kemarin mereka dapat medali perak. Tapi sampai sekarang kami belum tahu berapa yang diterima," jelas Martinez ketika dihubungi, Kamis (13/2/2014).
"Kalaupun ternyata hanya dapat satu kuota saja, tentu kami akan pikir-pikir dulu. Kami akan tata dulu strateginya secara matang, baru bicara ke publik," tambahnya.
Begitu pula soal rencana ke Kuba untuk training camp, seperti saat persiapan SEA Games tahun lalu. PP Pertina akan menggodoknya kembali. Mereka tak ingin membuang dana percuma tapi tanpa hasil medali emas.
"Kami mungkin akan coba dengan mengambil pelatih dari Kuba. Itu akan lebih efektif. Soalnya kalau TC di luar malah akan menambah biaya keluar," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP Pertina, La Paene Masara, dalam kesempatan terpisah.
(mcy/mfi)










































