Pelatih angkat besi Lukman merencanakan pelatihan tim di China dan Korea sebagai bentuk persiapan Asian Games 2014. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas latihan dan mental para pemain.
"Rencananya bulan Mei atau Juni atlet akan training camp di China, sebelum akhirnya mereka melakoni Kejuaraan Nasional Angkat Besi Juni mendatang," kata Lukman ketika dihubungi detiksport, Jumat (14/2/2014).
Ia menjelaskan alasan pemilihan negara tersebut sebagai training camp. Salah satunya pergantian suasana latihan hingga adpatasi atlet sebelum bertanding di Incheon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai dari China, rencananya satu bulan sebelum Asian Games bergulir. Lukman juga akan mengusulkan atletnya untuk beradaptasi di Korea.
"Kalau Korea lebih pada adaptasi atlet sebelum bertanding. Jadi atlet merasakan atmosfer Korea seperti apa, shingga saat bertanding mereka sudah terbiasa," terangnya.
Angkat besi merupakan salah satu dari 22 cabang olahraga yang sudah ditetapkan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) untuk mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (pelatnas) Asian Games 2014.
Ada 12 nama atlet yang sudah terdaftar. Mereka adalah Eko Yuli Irawan (62 kg), Triyatno (77kg), Deni (69 kg), M. Hasbi (62kg), I Ketut Ariana (69 kg), Jadi Setiadi (56 kg), M. Furkom (56 kg), Sri Wahyuni Agustiani (48kg), Citra Febriyanti (53 kg), Syarah Angraini (53 kg), Okta Dwi Parmita (58 kg), dan Sinta Darmarini (63 kg).
Ke-12 atlet tersebut hingga kini masih difokuskan untuk melakukan persiapan umum di daerah masing-masing, sampai ada keputusan dari rapat pengurus PB PABBSI (induk cabang olahraga angkat besi) bersama pelatih pada Senin (17/2) mendatang. β¨
(mcy/a2s)











































